foto

Abraham Samad. TEMPO/Aditia Noviansyah

Abraham Samad Gemetar Hadapi DPR  

TEMPO.CO, Jakarta - Calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad, mengaku gemetar menghadapi uji kelayakan dan kepatutan di Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat hari ini.

Abraham Samad menilai inilah ujian terberat sepanjang kariernya di bidang hukum. Ia menceritakan, terakhir mengikuti ujian adalah saat mempertahankan disertasinya di hadapan penguji Rudy Satrio (sekarang sudah almarhum) dari Universitas Indonesia. "Saat itu saya tak gemetar, sekarang kaki saya gemetar semua," kata pengacara asal Makassar ini di gedung DPR, Senin, 21 November 2011.

Hari ini Komisi Hukum DPR memulai uji kelayakan dan kepatutan delapan calon pemimpin. Menurut jadwal, Abraham Samad mendapat giliran pertama. Ia akan menghadapi sejumlah pertanyaan dari anggota Komisi Hukum mengenai rekam jejak, integritas, sampai substansi makalah yang telah dibuatnya.

Dari delapan kandidat itu, Komisi Hukum akan memilih empat di antaranya. Bersama Ketua KPK saat ini, Busyro Muqoddas, empat orang itu bakal menjalani pemilihan Ketua KPK baru.

Meski gemetar, Abraham mengaku siap menghadapi seleksi. Ia pun yakin panitia seleksi akan menilai secara obyektif. Abraham menulis makalah mengenai usulan KPK memiliki penyidik sendiri, bukan "pinjaman" dari kepolisian dan kejaksaan seperti sekarang. "Kalau saya jadi pimpinan KPK, pertama dulu, saya akan fokus pada pembangunan struktur dan infrastruktur," ujarnya.


FEBRIYAN