foto

Bachtiar Chamsyah. Tempo/Tony Hartawan

Bachtiar Melancong ke Cina Bareng Rekanan  

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah mengaku melawat ke Cina pada 2004 bersama sejumlah anak buahnya dan rekanan bos PT Ladang Sutera Indonesia (Lasindo), Musfar Aziz.

Lawatan itu dibungkus kegiatan melihat pabrik mesin jahit merek JITU yang akan dipasok ke Kementerian Sosial pada 2004-2006. "Seingat saya yang berangkat ada Dirjen (Amrun Daulay, Direktur Jenderal Bantuan Jaminan Sosial). Katanya (Amrun), karena Pak Menteri pergi (ke Cina), kami sekaligus kepingin. Saya bilang ya sudah bagus. Sekalian bisa lihat pabriknya," kata Bachtiar sebagai saksi dalam sidang terdakwa perkara korupsi pengadaan mesin jahit dan sapi impor, Yusrizal, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi DKI, Senin, 21 November 2011.

Bachtiar menerangkan, ia dan istrinya berangkat terlebih dulu karena istrinya berobat di Negeri Tirai Bambu itu. Menurut dia, sebenarnya tak ada niat melakukan pengecekan ke pabrik mesin jahit. Namun, karena Yusrizal dkk sudah tiba di Cina, Bachtiar lantas bergabung dengan rombongan.

Ternyata kunjungan ke pabrik batal sebab tutup pada hari libur. "Tapi kami sempat dijamu makan oleh perusahaan Cina itu," katanya. kepada jaksa penuntut umum, Bachtiar menyatakan tak tahu sumber dana melancong itu. "Tapi harusnya dari Kementerian."

Yusrizal membantah ikut dalam rombongan bersama Bachtiar, tapi memang pernah pergi ke Cina bersama Musfar. Kunjungan itu atas perintah Bachtiar untuk melakukan pengecekan lapangan.

Yusrizal didakwa korupsi dalam proyek pengadaan mesin jahit dan sapi impor di Kementerian Sosial pada 2004-2006. Ia didakwa mengarahkan Amrun agar menunjuk langsung PT Lasindo untuk pengadaan mesin jahit dan PT Admadhira Karya untuk proyek pengadaan sapi impor. Ia dijerat dengan kumulatif berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

ISMA SAVITRI