foto

TEMPO/Aditia Noviansyah

Pemerintah Optimistis Investasi 2011 Masih Lebih Baik  

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah optimistis investasi yang masuk ke dalam negeri tahun ini akan melampaui tahun lalu. "Kalau dilihat portofolionya, tahun ini optimistis lebih tinggi," ujar Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati di gedung MPR/DPR, Senin, 21 November 2011.

Ia mengatakan dengan berbagai aturan insentif, semisal tax holiday yang diberikan kepada investor, akan menjaring banyak investasi masuk walaupun ada perlambatan ekonomi. Karena permintaan global turun, pengusaha akan menghitung kembali kapasitas produksinya juga untuk pasar domestik.

Pengusaha, menurut Anny, punya hitungan tersendiri melihat kondisi makro ekonomi. Namun pemerintah optimistis investasi yang masuk ke dalam negeri akan melampaui investasi tahun lalu. "Mungkin karena datanya saja agak terlambat. Tapi saya optimistis sampai akhir tahun akan terlampaui."

Sebelumnya Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Koordinasi Penanaman Modal Hanung Harimba Rachman mengatakan investasi di Indonesia terhambat oleh berbagai regulasi yang tidak bersahabat kepada investor.

Sampai kuartal ketiga tahun ini total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 181 triliun. Jumlah ini sekitar 75 persen dari total investasi tahun lalu sebesar Rp 240 triliun.

Penyebab kecilnya investasi karena ribetnya perizinan. Di mana pengusaha harus melewati 20 tahapan perizinan sampai bisa beroperasi. Selain itu pemberlakuan otonomi daerah sebagai salah satu sumber bertambahnya regulasi.

Hambatan lain yang membuat calon investor ogah berinvestasi adalah akses dan kualitas listrik, kemacetan , kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan logistik yang tidak efisien.

Investor juga mengeluhkan pelayanan logistik yang tidak efisien di pelabuhan.

ALWAN RIDHA RAMDANI