foto

Dari kiri, Dirut PT Pembangunan Perumahan (PP) Musyanif, Direktur Pencataan Bursa BEI Eddy Sugito berbincang dengan Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar saat Pencatatan perdana PT PP di BEI, Jakarta, Kamis (11/02). TEMPO/Dinul Mubarok

PT PP Segera Akuisisi Industri Sandang  

TEMPO.CO, Jakarta - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP menargetkan kajian rencana pengambilalihan atau akuisisi PT Industri Sandang rampung pada akhir tahun ini. "Kami sudah diundang oleh Kementerian BUMN untuk rapat masalah ini," kata Direktur Utama PT PP, Bambang Tri Wibowo, Senin 21 November 2011, di kantor pusat Adhi Karya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Bambang, saat ini pihaknya dan Industri Sandang sudah membentuk tim bersama khusus untuk mengkaji rencana tersebut, baik keuntungan dan kerugiannya maupun aspek bisnisnya. "Kami harap sebelum akhir tahun sudah selesai," kata Bambang.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN sempat mendorong sejumlah BUMN besar mengambil alih beberapa BUMN yang sedang mengalami kesulitan keuangan, di antaranya Perum PFN, PT Balai Pustaka, PT Pradnya Paramita, PT Survey Udara Penas, PT Industri Sandang, PT Energy Management Indonesia, dan PT Sarana Karya.

Dalam hal ini Perum PFN diusulkan diambil alih oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Balai Pustaka dan PT Pradnya Paramita oleh PT Telekomunikasi Indonesia (Persero), PT Survey Udara Penas oleh PT Angkasa Pura I, PT Industri Sandang oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Energy Management Indonesia oleh PT Surveyor Indonesia, dan PT Sarana Karya oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Sekretaris Perusahaan PT PP, Betty Ariana, mengatakan hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada Kementerian BUMN melalui Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur Kementerian BUMN Gatot Trihargo. "Dalam tim tersebut juga akan dibahas rencana bisnis Industri Sandang dan beberapa opsi restrukturisasi yang mungkin dilakukan, tidak hanya akuisisi," kata Betty, beberapa waktu lalu.

EVANA DEWI