foto

ANTARA/Rosa Panggabean

Realisasi Capex Krakatau Steel Meleset  

TEMPO.CO, Jakarta- Penyerapan belanja modal PT Krakatau Steel Tbk. (KRAS) tahun ini diperkirakan tak mencapai target. Hingga kuartal ketiga perseroan baru merealisasikan 40-50 persen duitnya karena beberapa negosiasi kontrak baru rampung menjelang akhir tahun. "Sepertinya memang sukar terealisasi seluruhnya," kata Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk., Fazwar Bujang, Selasa 23 November 2011 kemarin malam di Hotel Kempinski, Jakarta.

Dia tak ingat detail belanja modal yang dianggarkan perseroan tahun ini. Begitu pula soal kontrak yang dimaksud. Yang penting, kata dia, meski tak terserap seluruhnya, dana yang tersedia bisa dialihkan tahun depan.

Sebelumnya Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel Tbk Irvan K. Hakim mengungkapkan perseroan menyiapkan anggaran sekitar Rp 3 triliun hingga Rp 5 triliun tahun ini, di dalamnya termasuk belanja modal dan investasi rutin. Perseroan juga mentargetkan penjualan produk baja tahun ini mencapai 2,1-2,2 juta ton, atau meningkat dari tahun lalu yang hanya 1,8-1,9 juta ton.

Kenaikan volume penjualan tersebut dipicu lonjakan konsumsi baja nasional. Data Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) menunjukkan konsumsi baja nasional tahun lalu mencapai 7,425 juta ton. Sedangkan tahun ini diperkirakan akan naik menjadi Rp 8,093 juta ton dan tahun depan 8,859 juta ton. IISIA juga mencatat pertumbuhan tahunan konsumsi baja nasional selama 2000-2009 sebesar 4,1 persen. Adapun Krakatau Steel memproyeksikan angka tersebut akan terus naik menjadi 6 persen pada 2012.

EVANA DEWI