foto

Pesawat SUSI Air di Hangar Bandara Udara Sentani, Kab.Jayapura, Papua. ANTARA/Anang Budiono

Susi Air Jatuh Tabrak Tebing  

TEMPO.CO, Jayapura - Penyebab pesawat Susi Air yang jatuh di Sugapa, 1 kilometer dari Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu 23 November 2011, sekitar pukul 9.30 WIT, karena menabrak tebing. “Ya benar jatuh karena menabrak tebing,” kata Kapolres Paniai Ajun Komisaris Besar Janus P Siregar saat dihubungi Tempo, Rabu 23 November 2011 siang.

Korban pesawat jatuh telah dievakuasi ke Timika. Pesawat nahas itu berawak dua orang, Jessy dan Albert. “Satu orang tewas, satu lainnya dalam kondisi kritis di puskesmas Sugapa,” kata Janus.

Menurut dia, pesawat memuat bahan logistik ke Intan Jaya. “Di sana tidak ada sinyal. Jadi kami agak susah mengkomunikasikan ke sana. Dua awak itu kopilot dan pilot,” ujarnya.

Pesawat Susi Air terbang dari Bandara Nabire pukul 07.00 WIT dan jatuh sekitar pukul 9.30 WIT. Pesawat ditemukan di koordinat 03 34 selatan 137 11 barat.

Sebelumnya, sebuah pesawat milik Susi Air juga jatuh di Papua pada Jumat, 9 September 2011. Pesawat nahas dengan nomor PK VVE itu jatuh di antara daerah Pasema dan Silimo, Papua. Pesawat tipe Cessna C208 B Grand Caravan ini berangkat dari Wamena pukul 12.15 WIT menuju Kenyam.

Pesawat memuat 4 drum solar dan beras serta dua awak, yaitu seorang pilot asal Australia bernama Dave Cost dan kopilot bernama Thomas Munk.

JERRY OMONA