TEMPO/Aditia Noviansyah
Topik
Suporter Malaysia yang Hilang Sudah di Negaranya
TEMPO.CO, Jakarta - Ahmad Firdaus bin Arham, 26 tahun, warga negara Malaysia yang diduga hilang usai menyaksikan final cabang olahraga sepak bola SEA Games di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 21 November 2011 lalu akhirnya ditemukan sudah berada di Malaysia.
"Ia tidak hilang. Setelah kami berkoordinasi dengan Kedutaan Malaysia dan dilakukan pengecekan ke alamat di Malaysia, ternyata ia sudah kembali di sana sejak dua hari lalu,” kata juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Kamis, 24 November 2011.
Ahmad sebelumnya dikabarkan hilang usai menyaksikan tim sepak bola U-23 Harimau Malaya pada final sepak bola SEA Games di Gelora Bung Karno (GBK). Dugaan hilang itu menyeruak setelah Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia kehilangan kontak dengan pria tersebut.
Seseorang kemudian juga mengembalikan sebuah dompet berisi identitas milik Ahmad, kartu kredit CIMB, Maybank, surat izin mengemudi dan uang tunai sebesar 6 ringgit Malaysia sehingga memperbesar kecurigaan bahwa Ahmad telah hilang atau tersesat setelah menyaksikan pertandingan.
Pengurus Majelis Sukan Negara Malaysia (MSN) juga telah melaporkan kehilangan Ahmad itu ke Polda Metro Jaya dan meminta bantuan Pemerintah Indonesia untuk mencari tahu keberadaan warganya.
Pertandingan final sepak bola SEA Games pada Senin lalu memang dihadiri banyak pendukung Indonesia dan Malaysia. Dua orang suporter Indonesia juga menjadi korban saat akan masuk ke dalam stadion yang dibangun untuk acara Asian Games tahun 1962 itu.
Mereka meninggal dunia saat ribuan orang berusaha masuk ke dalam stadion ketika pertandingan final baru berlangsung beberapa saat. Malaysia sendiri akhirnya merebut medali emas cabang sepak bola setelah mengalahkan Indonesia melalui adu penalti.
ARIE FIRDAUS





