TEMPO/Prima Mulia
Topik
Pencarian Cessna 172 Libatkan Paranormal
TEMPO.CO, Purwakarta - Pencarian pesawat Cessna 172 milik Nusa Fly International yang diduga hilang di sekitar wilayah pegunungan Burangrang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, melibatkan sejumlah paranormal.
"Sejak kemarin kami telah melibatkan sejumlah paranormal," kata Komandan Distrik Militer O619 Purwakarta, Letkol Arm Fauzi Kamil, saat ditemui Tempo di posko taktis relawan pencarian pesawat Cessna 172 dan tiga krunya di Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Purwakarta, Kamis sore, 24 November 2011.
Sejumlah paranormal yang ikut membantu pencarian tersebut berdatangan secara sukarela. "Ada yang berasal dari sekitar Purwakarta, bahkan Tasikmalaya," ujar Fauzi.
Selain mengerahkan paranormal, pihaknya juga mengkoordinasi warga sekitar Cihanjawar yang berada persis di kaki Gunung Burangrang untuk membantu doa. "Mereka tiap malam terus melakukan yasinan," ujar dia.
Sejauh ini hasil "telaah" sejumlah paranormal itu masih belum ada tanda-tanda yang bisa dijadikan pegangan ihwal keberadaan pesawat Cessna 172 yang hilang setelah terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Cirebon, Rabu pagi pekan lalu.
"Tapi, kami semua yakin pesawat Cessna 172 itu jatuh di Gunung Burangrang yang masuk wilayah Purwakarta," ujar Fauzi.
Setelah dibubarkannya operasi pencarian yang dilakukan Basarnas Selasa malam, 22 November 2011, Kodim 0619 Purwakarta bersama tim SAR Pramuka, SAR Pemadam Kebakaran, Buah Batu Corp, dan masyarakat lainnya terus melanjutkan pencarian.
Uhan, salah seorang anggota Tim SAR Pramuka Purwakarta, mengatakan ia bersama timnya telah menyisir lokasi Pasir Luhur, Gunung Masigit, Gunung Sunda, Lawang Angin, Gunung Masigit hingga ke Blok Tugu Gunung Burangrang yang ketinggiannya mencapai 2.050 meter.
Uhan mengatakan persoalan yang dihadapi saat pencarian adalah perubahan cuaca yang sangat cepat. "Misalnya sebentar terang, lalu mendadak turun kabut dan hujan. Ini yang menyulitkan kami," tutur Uhan.
Kegigihan tim SAR Pramuka, TNI, dan masyarakat mendapatkan apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Effendy. Ia sengaja datang ke lokasi pencarian Gunung Burangrang. "Untuk memberikan motivasi terutama kepada adik-adik Pramuka," kata Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat itu.
Ia mengaku salut dengan upaya pencarian yang mendahulukan sikap gotong royong tersebut. "Inilah wujud karakter bangsa yang harus ditonjolkan setiap ada peristiwa kemanusiaan," ujar Dede. Ia pun memberikan dana untuk pengadaan logistik tim SAR mandiri itu.
NANANG SUTISNA





