PSSI
Foto Terkait
PSSI Turunkan Sanksi Pemboikot LPI Pekan Ini
TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komite Kompetisi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS)) Sihar Sitorus mengatakan sanksi untuk klub-klub yang menolak berlaga di Liga Prima Indonesia (LPI) akan turun pekan ini. Sanksi bisa berupa denda, skorsing, hingga pencabutan keanggotaan.
"Sanksi tergantung pada siapa yang memberikannya karena sesuai dengan ketentuan ada tiga pihak yang berhak memberikan sanksi, yaitu kongres, komite eksekutif, dan komisi disiplin. Tapi yang pasti dalam waktu dekat mereka akan dipanggil komisi disiplin," kata Sihar ketika dihubungi pada Ahad, 27 November 2011.
Beberapa klub yang memboikot laga LPI adalah Persipura Jayapura, Persidafon, Mitra Kukar, dan Persib Bandung. Persipura yang dijadwalkan menjamu Arema Sabtu lalu di Stadion Mandala justru memilih bertanding melawan Persisam Samarinda di ajang Inter Island Cup.
Begitu juga dengan Persib Bandung yang enggan menjamu Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat karena keduanya memilih pindah ke ISL. Sore ini sejumlah petandingan juga terancam batal digelar. Sesuai dengan jadwal, hari ini akan bertanding PSMS Medan vs Persebaya 1927, Persidafon vs PSM Makassar, dan Sriwijaya FC vs Persema Malang.
Laga Persidafon vs PSM Makassar kemungkinan batal karena Persidafon mengindikasikan menyeberang ke ISL. Begitu juga dengan laga PSM Medan vs Persebaya 1927. Adapun laga Sriwijaya vs Persema ditunda karena Stadion Jaka Baring masih dalam perbaikan pasca-SEA Games XXVI.
Sihar mengatakan komisi disiplin akan memanggil klub-klub yang memboikot laga LPI. Selasa pekan ini surat pemanggilan kemungkinan sudah dikirim. Komisi disiplin nantinya bisa memberi sanksi berupa denda ataupun menurunkan klub-klub tersebut ke level divisi utama.
Adapun sanksi berupa skorsing, kata Sihar, itu adalah kewenangan komite eksekutif. Adapun sanksi berupa pencabutan keanggotaan dari PSSI adalah wewenang kongres. PSSI, kata Sihar, kemungkinan akan menyerahkan persoalan ini ke komisi disiplin atau ke komite eksekutif karena menunggu kongres akan memakan waktu lama. "Ini mendesak," katanya.
Sihar mengatakan Senin besok para petinggi PSSI akan bertemu Ketua Umum Djohar Arifin untuk membahas persoalan ini. "Besok kami ketemu pimpinan (Djohar Arifin), akan dibahas supaya persoalan ini tidak berkembang semakin luas," katanya.
DWI RIYANTO AGUSTIAR





