foto

Bom bunuh diri bersumber dari kendaraan di luar kantor kepolisian meledak di Hilla, 100 kilometer selatan Bagdad, Irak (5/5). AP

Bom Bunuh Diri Meledak di Lapas Irak, 11 Tewas  

TEMPO.CO, Bom bunuh diri meledak dari sebuah mobil di pintu gerbang lembaga pemasyarakatan dekat Bagdad menewaskan 11 orang.

Selain membunuh sejumlah orang tak berdosa, jelas pejabat setempat, bom laknat yang meledak di Kota Taji, sekitar 25 kilometer ibu kota, itu juga melukai 15 orang lainnya. "Para korban tewas terdiri dari petugas keamanan, staf lapas, dan pejabat kepolisian setempat," ujar petugas yang tak bersedia disebutkan namanya.

Kejadiannya tak begitu jelas dan cepat, terjadi pada pagi hari. Diduga ledakan itu sebagai bagian dari serangan untuk membebaskan para tahanan. "Para penyerang meledakkan bom pada pukul 08.00 waktu setempat di pintu gerbang utama Lapas Hout," kata pejabat lainnya.

Saat kejadian banyak petugas lapas sedang siap-siap shift di penjara. Tak lama kemudian, bummmm..! ledakan maut terdengar di pintu gerbang lapas menewaskan 11 orang dan melukai 15 lainnya.

Puncak kekerasan di Irak surut pada 2006-2007, tapi selanjutnya terjadi serangan bergelombang dari kelompok militan Sunni dengan dukungan Al-Qaidah. Mereka menuntut penarikan pasukan Amerika Serikat dari Irak.

Kelompok militan hampir saban bulan melakukan aksi kekerasan. Menurut pejabat pemerintahan, Oktober kemarin sudah 161 warga sipil, 97 polisi dan tentara tewas akibat aksi kekerasan di sana. Jumlah ini merupakan tertinggi tahun ini.

Saat ini Amerika Serikat masih menempatkan 14.500 pasukannya di Irak. Rencananya Washington akan menarik seluruh pasukan tersebut kembali ke Amerika Serikat pada akhir tahun ini usai menjalankan misinya menjatuhkan rezim Saddam Hussein.

BBC | REUTERS | CA