foto

Blog Blood for Life.

Vonis “Charity Setting-an” Keluar Minggu Ini  

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan segera mengumumkan keputusan terkait pengaduan Valencia Mieke Randa alias Silly atas program Sosialite TV One. Saat ini, keputusan sudah ada, tetapi masih ditangani tim hukum KPI.

"Minggu ini akan kami umumkan," kata anggota KPI, Ezki Suyanto, saat dihubungi, Rabu, 30 November 2011. Namun dia belum bisa memberi tahu bentuk keputusan karena harus diketahui oleh TV One terlebih dulu.

Minggu lalu, KPI sudah mendengar keterangan TV One dan Silly. Keduanya datang ke KPI dalam waktu yang berbeda. Ezki menyatakan, TV One telah mengabaikan hak-hak Silly terkait permintaan pemotongan gambar dirinya dan foto Nando. Wajah Silly muncul selama tiga detik dalam program Sosialite TV One pada Sabtu, 19 November 2011.

Dari transkrip BlackBerry Messenger antara Silly dan reporter TV One, Ezki menyatakan, produser program diduga mengetahui dugaan rekayasa acara charity. Jika benar TV One menayangkan acara rekayasa, stasiun televisi ini bisa dikenai sanksi pidana. KPI akan meminta pendapat Dewan Pers dalam menyikapi persoalan ini.

Sebelumnya, masalah ini mencuat setelah Valencia Mieke Randa, pemilik akun @justsilly, menulis "Charity Setting-an" di blog pribadinya. Silly diminta oleh Fifie Buntaran untuk datang ke acara amal di Hotel Sheraton pekan lalu.

Di acara itu, Silly datang sesaat sebelum acara berakhir. Dia diminta menjelaskan kepada peserta mengenai seorang anak bernama Nando, penderita gagal ginjal, yang segera butuh pertolongan. Peserta antusias dengan penjelasan ini. Gaun-gaun dilelang dengan harga puluhan hingga seratusan juta rupiah.

Ketika acara berakhir, tak ada uang bantuan untuk Nando. Fifie Buntaran beralasan bantuan tidak diberikan karena Silly datang terlambat. Dia mengaku mengalihkan bantuan kepada pihak lain. Namun Silly justru mendapat informasi bahwa acara itu sebuah rekayasa atau setting-an belaka untuk salah satu program TV One.

I WAYAN AGUS PURNOMO