Presiden Susilo Bambang Yudhoyon. ANTARA/Widodo S. Jusuf
Infografis
SBY Tagih Laporan Menteri dan Gubernur
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mengingatkan seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta para gubernur untuk segera menyetor laporan kinerja institusinya selama tahun 2011.
"Laporan itu cukup dibuat secara ringkas. Yang penting betul-betul melaporkan apa yang telah dicapai, apa yang belum dicapai dan mengapa, serta apa solusinya ke depan," kata SBY saat membuka rapat sidang kabinet paripurna di kantornya, Jakarta, Jumat, 2 Desember 2011. "Sekitar 20-30 halaman saja."
Isi laporan, kata dia, khususnya mencakup capaian dari lembaga masing-masing. Rujukannya adalah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2011, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2011, dan instruksi-instruksi presiden, baik yang tertulis maupun lisan.
"Medio Januari 2011 saya harap laporan itu sudah saya terima dan tembusannya Wakil Presiden dan Kepala UKP4," ujarnya.
SBY memerintahkan Kepala UKP4 memverifikasi laporan tersebut agar dijadikan bagian dari evaluasi kinerja kementerian dan lembaga. "Ini penting agar kita bisa selalu mengukur apa yang telah kita lakukan. Apakah benar-benar bisa tercapai sasarannya yang kita terapkan, apa belum? Kalau sudah dicapai, seperti apa, dan yang belum seperti apa," kata dia.
SBY menambahkan, "Saya ingin terus bersama-sama sampai akhir masa bakti kabinet ini dengan catatan kita menjaga kinerja dan integritas kita."
MUNAWWAROH





