KRL Express melintas di stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (31/3). Mulai April 2011 KAI bekerja sama dengan Kepolisian akan menindak tegas penumpang yang menaiki atap gerbong dengan kurungan 3 Bulan dan denda maksimal 15 juta rupiah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Infografis
Foto Terkait
Kabel Putus, Kereta Jakarta-Bogor Pakai Satu Jalur
TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sempat terhenti beroperasi selama satu jam akibat kabel aliran listrik di Stasiun Lenteng Agung putus, perjalanan Kereta Rel Listrik mulai berangsur normal, Selasa, 6 Desember 2011.
Namun perjalanan kereta dari dan menuju Bogor akan mengalami keterlambatan akibat hanya satu jalur yang bisa digunakan. "Satu jalur lagi masih diperbaiki. Sementara, kereta dari dan menuju Bogor hanya menggunakan satu jalur," kata juru bicara PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional I, Mateta Rijallulhaq, Selasa.
Satu jalur yang bisa digunakan, yaitu jalur kanan yang biasa digunakan untuk kereta arah Bogor-Jakarta. "Belum tahu kapan akan normal dua jalur. Mudah-mudah secepatnya," kata Mateta.
Kepada penumpang yang ingin membatalkan keberangkatan, kata Mateta, PT KAI akan mengembalikan uang seharga tiket. "Kalau tidak sabar, kami akan kembalikan uang seharga tiket,” katanya.
Sebelumnya, kabel aliran listrik di Stasiun Lenteng Agung putus sekitar pukul 17.50 WIB. Akibatnya, beberapa jadwal keberangkatan KRL tertunda selama sekitar satu jam.
ARIE FIRDAUS





