foto

Andi Mallarangeng. TEMPO/Aditia Noviansyah

Menpora: Peluang Emas Olimpiade dari Bulu Tangkis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyatakan peluang Indonesia untuk meraih medali emas di ajang Olimpiade London 2012 masih datang dari cabang olahraga bulu tangkis.

"Bulu tangkis harus bisa mendapatkan medali emas. Ada kesempatan di ganda campuran dan juga ganda putra," katanya dalam acara di kediaman Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Mark Canning, Selasa, 6 Desember 2011.

Peluang itu memang sangat mungkin digunakan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang kini bertengger di peringkat lima dunia. Sementara itu, peluang dari sektor ganda putra bisa datang dari pasangan Bona Septano/Muhammad Ahsan, Markis Kido/Hendra Setiawan, serta Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan.  

Meski begitu, juara Olimpiade Barcelona 1992 Susi Susanti sedikit meragukan dengan kesempatan di pesta olahraga tingkat dunia ini. "Jika boleh memilih, mungkin lebih baik kita langsung fokus untuk Olimpiade 2016 saja sehingga tidak perlu memaksakan diri," katanya.

Bagi Susi, tidak mudah untuk bisa mengharapkan pada satu atau dua perwakilan saja. "Beban di Olimpiade itu sangat berbeda. Kalau memang ingin bisa juara, persiapannya harus benar-benar dimatangkan," katanya.

Untuk Olimpiade London 2012 nanti Indonesia sudah bisa menempatkan wakil di cabang olahraga angkat besi, panahan, bulu tangkis, dan renang. Cabang-cabang ini memang pelanggan tetap keikutsertaan Indonesia di Olimpiade setidaknya sampai dengan Olimpiade Beijing 2008 lalu. Namun, bulu tangkis yang kerap menjadi penyumbang medali emas bahkan dari pertama kali cabang olahraga ini disertakan di Barcelona tahun 1992. Di Beijing, Indonesia menempati peringkat ke-42 dengan perolehan 1 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

EZTHER LASTANIA