foto

Ronald Waas. TEMPO/Imam Sukamto

Muliaman dan Ronald Waas Deputi Gubernur Baru BI

TEMPO.CO, Jakarta ---Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat menetapkan Muliaman D. Hadad dan Ronald Waas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Muliaman terpilih dan menduduki jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengaturan Bank setelah mengantongi 38 suara. Calon lainnya, Riswinandi, mendapat dukungan 17 suara.

Adapun Ronald Waas menempati posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Sistem Pembayaran dan Pengawasan Bank, yang sebelumnya dijabat Budi Rochadi (almarhum). Ronald mendapat 37 suara.

Menurut anggota Komisi Keuangan dari Fraksi Golkar, Nusron Wahid, Muliaman unggul karena telah berpengalaman menjabat Deputi Gubernur BI. "Namun Muliaman lemah pada kebijakan resiprokal," kata dia kemarin.

Asas resiprokal menginginkan adanya pengaturan kembali penetrasi dan kepemilikan bank asing di industri perbankan. Dalam uji kepatutan dan kelayakan yang digelar di DPR, Selasa lalu, Muliaman menawarkan perizinan berlapis yang dibutuhkan untuk membatasi lingkup bisnis bank asing. Ia mengusulkan penerapan ring fencing untuk melindungi sistem keuangan nasional.

Wakil Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat, Harry Azhar Azis, mengatakan Muliaman dianggap berhasil menjalankan jabatannya. "Jadi, bisa meneruskan jabatan sebelumnya," katanya.

Wakil Ketua Komisi Keuangan Zulkieflimansyah menambahkan, Muliaman menguasai masalah. Posisinya sebagai calon incumbent meninggalkan beberapa catatan, antara lain pembobolan deposito El Nusa di Bank Mega.

Deputi lainnya, Ronald Waas, dinilai merupakan figur tepat yang dibutuhkan Bank Indonesia. "Setahu saya, Bank Indonesia juga menginginkan Ronald," kata Zulkieflimansyah.

Nusron menilai Ronald lebih menguasai sistem pembayaran. "Setelah Budi Rochadi, tidak ada Deputi Gubernur yang menguasai sistem pembayaran," katanya.

Ronald membuat anggota Dewan tertarik karena sikapnya yang tegas ketika membahas soal distribusi uang di perbatasan. Anggota Komisi dari Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, mengatakan Ronald lebih tegas dan berkomitmen.

Dalam tes yang digelar Senin lalu, Maruarar bertanya apakah Ronald berani berbeda pendapat meski Dewan Gubernur lainnya tidak setuju. Saat itu Ronald dengan tegas menjawab siap.

Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, Tony Prasetiantono, mengatakan kinerja Muliaman selama menjabat Deputi Gubernur BI cukup cemerlang. "Tidak adil bila tidak dipilih kembali," katanya kemarin.

DEWI RINA | EKA UTAMI APRILIA | MARTHA THERTINA