foto

REUTERS/Mohsin Raza

Pakistan Tuding NATO Sengaja Serang Perbatasan  

TEMPO.CO, Islamabad - Perwira militer senior Pakistan menuding NATO telah merencanakan serangan udara di perbatasan Pakistan-Afganistan yang menewaskan 24 orang pada bulan lalu. Media setempat melaporkan tudingan itu akan makin memanaskan hubungan Pakistan dan Amerika Serikat.

Mayor Jenderal Ashfaq Nadeem, Direktur Jenderal Operasi Militer Pakistan, mengatakan Pakistan sebagai sekutu Amerika yang strategis akan menjalankan sistem pertahanan udara di sepanjang perbatasan untuk mencegah serangan terulang lagi.

Hal itu diungkapkan Nadeem dalam pertemuan komite pertahanan senat pada Kamis, 8 Desember 2011. The Daily Times edisi Jumat, 9 Desember 2011 melaporkan Nadeem mengatakan serangan itu telah direncanakan, sedangkan media lainnya mengutip Nadeem yang mengatakan serangan itu merupakan “konspirasi yang direncanakan” terhadap Pakistan.

“Kami dapat menduga lebih banyak serangan dari negara-negara yang kami anggap sebagai sekutu kami,” ujar Nadeem seperti dikutip The Express Tribune.

Amerika dan Pakistan menyodorkan perkiraan yang berbeda ihwal serangan itu. Pakistan menyatakan serangan itu tidak diprovokasi. Bahkan sejumlah pejabat Pakistan mengatakan serangan itu merupakan agresi terang-terangan, tetapi tuduhan itu dibantah oleh Amerika.

Nadeem menolak kemungkinan pasukan NATO beranggapan menyerang kelompok militan, yang sering menyeberangi perbatasan yang longgar dan menyerang pasukan Barat.

REUTERS | SAPTO YUNUS