foto

Hatta Rajasa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Belum Deklarasi, Teriakan ''Hatta for Presiden'' Bergema  

TEMPO.CO, Jakarta - Suasana Silaturahmi Nasional, Partai Amanat Nasional di Hall Utama Pekan Raya Jakarta malam ini, Jumat, 9 Desember 2011 membiru dengan kader PAN dari berbagai provinsi. Suara riuh sesekali membahana tatkala Fenny Rose yang didapuk menjadi Master Of Ceremony meneriakkan yel PAN. "Kader! Yes, PAN! Yes"

Tak cukup disitu, yel dari Fenny langsung disambut seribuan kader PAN dengan meneriakkan nama Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa. "Hatta!," ujar beberapa orang dan disambut koor "Presiden!" ujar ratusan suara lainnya.

Nama Hatta berkali-kali didengungkan dalam pembukaan Silatnas PAN itu. Namun saat memberikan sambutannya, tak sekalipun Hatta berkomentar soal pencalonannya menjadi presiden. "Saya tidak akan menyampaikan pidato politik, besok kita akan membahas dalam rapat kerja nasional," ujar Hatta berkelit.



Tak jelas apakah yang dimaksudkan Hatta adalah rencana PAN untuk mendeklarasikan Hatta sebagai presiden atau tidak.

Hatta lebih memfokuskan pidatonya pada peningkatan kinerja kader PAN di daerah. Menurut dia dengan seluruh anggota legislatif PAN yang ada di seluruh wilayah provinsi dan kabupaten yang mencapai 1600 orang, akan menjadi kekuatan untuk menghadapi Pemilu 2014. Dia mengingatkan kader PAN agar meningkatkan kinerja di semua lapis masyarakat dan lebih sering turun ke masyarakat.

Hatta meminta seluruh infratsruktur partai mulai DPP sampai rayon, ranting, cabag, Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah untuk lebih giat bekerja. " Harus membangun jaringan, tiada hari tanpa kinerja yang akan selalu mendekatkan kita pada rakyat," ujarnya.

Usai memberikan pidato, lagi-lagi terdengar celetukan nama Hatta oleh salah seorang peserta. Begitu nama Hatta disebut tanpa dikomando peserta lain segera menimpali dengan koor "Presiden"

Setelah memberikan pidato sambutan, Hatta didampingi tokoh PAN, Amien Rais, Sekretaris Jenderal PAN, Taufik Kurniawan, Ketua Umum Partai Bintang Reformasi, Bursah Zabubi, pun memukul gong tanda Silatnas resmi dibuka. Besok acara akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional. Rencananya salah satu agenda rakernas adalah mendeklarasikan enam sayap baru PAN.

Pencalonan Hatta menjadi presiden memang sudah hampir bulat di kalangan kader partai yang hadir. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Kalimantan Selatan, Muhidin, misalnya. Menurut dia, kader PAN Kalsel sudah bulat untuk mendukung Hatta menjadi presiden. "Dari awal kami sudah mendukung, karena Pak Hatta adalah figur kami yang berhasil," ujar Muhidin pada Tempo.

Dalam membawakan acara, beberapa kali Fenny rose bertanya pada audiens. "Setuju "gak" kalau kita mendukung Hatta menjadi presiden," ujarnya. Serentak audiens pun menjawab setuju.

IRA GUSLINA