Petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda DIY memeriksa lokasi dan mengumpulkan barang bukti ledakan di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Affandi, Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo
Topik
Depot Gas Meledak di Bandung, Dua Orang Terbakar
TEMPO.CO, Jakarta - Tiga ledakan meluluhlantakkan depot penjualan gas LPG dan servis kompor gas Karomah Jalan Rajawali Timur Nomor 23, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Ahad 11 Desember 2011 jam 18.00. Seorang karyawan depot, Anto, 18 tahun, dan seorang pelanggan, Sarudi 36 tahun, dilarikan ke Rumah Sakit Kebon Jati karena mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh.
Menurut saksi, Asep 40 tahun, ledakan terjadi hingga tiga kali. Saat itu dia sedang melintas di gang di samping toko dalam perjalanan pulang ke rumah di Gang Budi Karya. "Ledakan pertama kecil, saya kira suara petir. Ledakan kedua dan ketiga besar kayak bom,"akunya di lokasi kejadian, Ahad 11 Desember 2011 malam ini.
Asep sempat terpaku lantaran kaget setengah mati. Ia lalu putar arah kembali menuju sumber ledakan. "Ternyata tokonya sudah hancur, ada dua orang di dalamnya yang luka bakar parah dan yerus dibawa ke rumah sakit,"tuturnya.
Pantauan di lokasi, bangunan toko milik Sudarto, warga Jalan Cipedes, Sukajadi, tampak porak poranda. Atapnya rubuh. Polisi langsung memasang garis pembatas polisi di lokasi yang kini menjadi tontotan warga sekitar itu.
Di Rumah Sakit Kebon Jati, Jalan Rajawali Timur, kedua korban langsung ditangani dokter piket unit gawat darurat. Salah satu korban, Sarudi, tampak hampir sekujur tubuhnya dibebat. Sejumlah famili korban tampak menunggui di koridor menuju ruang rawat darurat.
Salah seorang famili, Habibah (36) mengatakan, petang tadi dirinya melihat Sarudi, keluar dari rumahnya di Gang Taruna 4 Jalan Rajawali Timur sambil membawa kompor gas. Saat ditanya, Sarudi mengaku hendak memperbaiki kompornya yang rusak ke tempat servis.
Namun sekitar magrib tadi, Habibah mendengar peristiwa ledakan yang terjadi di Karomah. "Ternyata Sarudi yang juga sedang di situ (di depot Karomah) jadi korban,"katanya.
Di rumah sakit, Habibah sempat mendengarkan keterangan Sarudi kepada polisi. Ketika Sarudi tiba di depot, pegawai toko, Anto, sedang memperbaiki kompor gas milik orang lain.
"Ketika si pegawai itu (Anto) mencoba, mengetes menyalakan kompor itu, tona-tiba terjadi ledakan,"tuturnya.
Kasus ini kini ditangani Kepolisian Sektor Andir Kota Bandung. "Penyebab pastinya masih kami selidiki, kerugian materialnya juga masih dihitung,"kata seoranp polisi reserse kriminal.
ERICK P HARDI





