foto

TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Produksi Minyak Pertamina Jeblok

 



TEMPO.CO, Jakarta -  PT Pertamina (Persero) dipastikan tak mampu mencapai target produksi minyak mentah tahun ini. Sampai menjelang tutup tahun perusahaan minyak plat merah itu hanya menghasilkan minyak mentah paling banyak 195 ribu barel per hari. Jumlah ini lebih rendah dari target 208 ribu barel per hari.

Total produksi tersebut merupakan total hasil yang diperoleh Pertamina EP maupun Pertamina Hulu Energi (PHE). "Termasuk diantaranya produksi Blok West Madura," ujar juru bicara Pertamina, Mochamad Harun kepada Tempo, Minggu 11 Desember 2011. 

Sebelumnya Pertamina memang menargetkan ada tambahan produksi dari Blok West Madura sekitar 14 ribu barel per hari hingga 20 ribu barel per hari di akhir tahun. Selain itu upaya lain yang dilakukan yakni menambah sumur serta meningkatkan perolehan (enhanced oil recovery) di beberapa lapangan minyak yang sudah ada.

Harun mengakui produksi minyak Pertamina masih stagnan meski berbagai upaya pendorong sudah dilakukan. Salah satunya ialah penurunan produksi beberapa sumur yang cukup tajam, sekitar 18 persen. Selain itu ada persoalan izin yang kerap menghambat eksplorasi dan eksploitasi sumur minyak. "Karena terbentur izin penggarapan produksi jadi mundur," ujarnya.

Deputi Pengendalian dan Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas), Rudi Rubiandini, mengatakan, produksi Pertamina diharapkan menggenjot perolehan minyak nasional tahun ini hingga 930 ribu barel per hari. Hal ini bisa dicapai jika produksi dari lapangan PHE ONWJ dan Blok West Madura bisa dioptimalkan. 

Dengan kondisi ini, maka produksinya minyak nasional hanya sebesar 905 ribu barel per hari. Jumlah ini jauh dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebanyak 945 ribu barel per hari.

GUSTIDHA BUDIARTIE