TEMPO/Mazmur A. Sembiring
Topik
Perlakuan Khusus Operator untuk Vena Melinda
TEMPO.CO, Jakarta - Venna Melinda jadi korban sedot pulsa melalui pesan pendek (SMS) di telepon selulernya. Politikus Partai Demokrat pun mengadu ke Grapari karena nomornya diterbitkan Telkomsel.
"Saya kesulitan mengklaim pulsa yang hilang," katanya dalam rapat Komisi Telekomunikasi, Senin 12 Desember 2011. Kejadian itu ia alami beberapa saat setelah rame-rame pencurian pulsa oleh operator seluler ramai diberitakan yang dipicu investigasi di majalah Tempo, "Tuyul Pulsa di Telepon Kita", September alu.
Petugas di Grapari menjelaskan bahwa pulsa Venna tak mungkin diganti karena akuntingnya sudah pulang.
Beberapa hari kemudian Vena mendatangi kembali Grapari itu dan mengaku sebagai anggota Panitia Kerja Kasus Pencurian Pulsa. Dalam hitungan menit Vena mendapat SMS dari Telkomsel yang menjelaskan pulsanya yang hilang telah diganti.
"Apakah karena anggota Panitia Kerja saya mendapat perlakuan khusus?" ujar Venna.
Belum ada hasil Panitia Kerja soal kasus ini. Polisi juga baru memeriksa saksi-saksi, belum ada tanda-tanda tersangka penyedotan pulsa lewat telepon ini.
MITRA TARIGAN





