Wintermar Siap Beli Tujuh Kapal Baru

TEMPO.CO, Jakarta -¨C PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) emiten pelayaran, siap membeli tujuh kapal baru tahun depan. Anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US $ 80 juta dollar AS atau setara Rp 720 miliar telah disiapkan perseroan.

Direktur Utama WINS Sugiman Layanto mengatakan, dari dana yang telah disediakan, perusahaan siap membelanjakan sebesar 50 juta dollar AS untuk merealisasikan kontrak-kontrak yang telah ditangan (on hand). "Yang sudah pasti untuk kontrak kerja mulai 2012 hingga 2016," ujarnya Ahad, 11 Desember 2011.

Total kontrak selama lima tahun itu sebesar 19,18 juta dollar AS atau sekitar Rp 172,98 miliar dan mulai digunakan pada 2013. Ia menyatakan, modal yang telah siap tersebut akan diserap untuk pembelian tujuh kapal.

Rinciannya, satu kapal platform supply vessel(PSV), dua kapal jenis utility vessel, satu kapal jenis ASD Tug, dan tiga fast utility vessel. Total aset kapal Wintermar bakal bertambah menjadi 72 unit dari sebelumnya 65 unit.

Kapal ini diharapkan akan diterima pada Juni 2012. Rencannya kapal ini akan digunakan pengeboran laut dalam dan operasi industri minyak dan gas di Indonesia."Pembelian kapal akan dilaksanakan mulai kuartal pertama 2012 hingga kuartal ketiga 2012,"ujarnya.

Ia menyatakan, sumber pendanaan pembelian kapal berasal dari kas eksternal 70 persen dan sisanya dari kas internal. Perseroan juga bakal membelanjakan sisa anggaran jika hingga kuartal pertama tahun depan mampu menambah perolehan kontrak baru.

Hingga akhir tahun 2011 ini, perseroan membidik pendapatan Rp 900 miliar. edanglan sampai kuartal III, perseroan telah membukukan pendapatan Rp 760,3 miliar, atau 84 persen dari target sepanjang tahun ini.

Pendapatan menunjukkan lompatan kinerja perseroan karena naik 80,21 persen  menjadi Rp 760,4 miliar dibanding periode yang sama 2010 sebesar Rp 421,9 miliar.



Sementara laba usaha tercatat membaik menjadi Rp  134,65 miliar dibanding periode sebelumnya sebesar Rp 96,37 miliar. Sementaralaba bersih meningkat sebesar 49,89 persern menjadi Rp 138,02 miliar dari posisi Rp 92,1 miliar pada sembilan bulan pertama tahun lalu.

Perseroan manargetkan, suntikan modal kerja mampu mendongkrak target perolehan pendapatan tahun depan hingga 40 persen atau menjadi Rp 1,26 triliun rupiah dibanding tahun ini. "Kapal-kapal baru mendukung pelaksanaan kontrak-kontrak tahun depan,"ujarnya.

Tahun ini perseroan telah memperoleh kontrak dengan beberapa kontraktor minyak dan gas asing yakni kontrak penyediaan kapal supply vessel dari Total E&P Indonesia.

Kontrak bernilai US $ 6,5 juta itu itu berjangka waktu 2 tahun dan dimulai pada Februari 2012. Perseroan juga dipercaya CNOOC SES Ltd asal China untuk menyediakan tiga unit kapal jenis fast utility vessel (FUV) dengan kapasitas 100 pax.




JAYADI SUPRIADIN