foto

AP /Matt York

Southwest Airlines Borong Boeing 737 MAX  

TEMPO.CO, Chicago - Pabrikan pesawat Amerika Serikat Boeing Co ketiban pesanan 208 unit varian 737 MAX dari maskapai Southwest Airlines. Order senilai US$ 19 miliar itu merupakan pembelian terbesar untuk pesawat berbadan sempit ini setahun ke depan.

Dalam setahun terakhir Boeing menyepakati penjualan 948 unit 737 MAX dengan beberapa maskapai. Pemesanan ini pun diperkirakan terus bertambah hingga 1.500 unit pada tahun depan.

Selain dengan Southwest, bulan lalu Boeing juga menyepakati penjualan 230 unit pesawat, di antaranya 201 737 MAX dengan Lion Air Indonesia. Tapi hal ini belum bisa dipastikan kelanjutannya. "Bagi kami, tahun ini Natal datang lebih awal," kata Direktur Pesawat Komersial Boeing, Jim Albaugh, seperti dikutip Reuters.

Selain pesawat 737 MAX, Southwest juga berencana membeli 58 unit 737 Next-Generation. Saat itu maskapai penerbangan murah ini memiliki 699 armada, di antaranya 88 unit Boeing 717 yang diperoleh saat mengakuisisi maskapai AirTran di awal tahun.

Pemesanan kali ini mencerminkan kesuksesan Boeing dalam memoles varian 737 menjadi pesawat yang paling efisien dalam konsumsi bahan bakar. Hal ini juga menandai tren kenaikan permintaan pesawat hemat energi seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia.

Peter Arment, analis firma Sternee, Agee & Leach, memperkirakan Boeing akan mengungguli rival terdekatnya, Airbus Prancis, melalui penjualan varian 737 MAX.

"Saat ini menjadi momen terbaik untuk industri penerbangan. Saya harap hal ini berlanut hingga tahun depan," kata dia.

FERY FIRMANSYAH