foto

TEMPO/Aditia Noviansyah

BIN Janji Berubah, Lebih Komunikatif dan Punya Jubir

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman menjanjikan dibawah kepemimpinannya BIN akan lebih terbuka kepada publik. Dengan perkembangan teknologi dan jejaring sosial saat ini, BIN juga akan membuka diri dan bekerja sama termasuk dengan media.

"Bukan zamannya lagi BIN tidak boleh berkomunikasi," kata Marciano dalam acara silaturahmi dengan pimpinan media dan wartawan di Hotel Four Season, Jakarta, Rabu 14 Desember 2011.

Menurut Marciano, janjinya ini akan dibuktikan dengan dilakukannya beberapa perubahan di institusinya. Diantaranya dengan mengaktifkan kembali situs/website BIN yang dulu pernah ada. Situs ini akan memberikan sejumlah informasi yang dibutuhkan dan tentunya juga menampung usulan dan masukan dari masyarakat luas.

"Jalur komunikasi harus disiapkan.Tekad saya, kami siap menerima semua masukan, dan membuka diri. Siapa pun yang memberikan (masukan), akan kami balas," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, BIN juga akan menyiapkan biro hubungan masyarakat (humas) yang juga akan memberikan informasi yang diperlukan baik bagi masyarakat atau pun media. "Tentu dalam batasan. Teman-teman juga tentu tahu (informasi) mana yang bisa diberikan ke publik dan mana yang tidak,"kata dia.

Ia pun berharap dukungan dari masyarakat dan media agar niatnya membuat kinerja BIN lebih baik ini bisa berjalan dengan lancar. Karena menurutnya kerja insan BIN tak boleh kalah dari media. "Kerja BIN dulu dan kini sangat berbeda, sekarang lebih berat. Media bisa lebih cepat mendapatkan informasi, dan itu membuat kami untuk berbuat lebih cepat lagi. Kalau tidak ada bedanya, ini tidak boleh terjadi,"kata mantan pangdam Jaya ini.

Letnan Jenderal Marciano Norman baru saja dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi kepala BIN, bersamaan dengan susunan baru menteri Kabinet Indonesia Bersatu II tepatnya pada tanggal 18 Oktober 2011. Ia menggantikan Jenderal Pol. (Purn) Sutanto.

MUNAWWAROH