foto

Emas batangan. TEMPO/Seto Wardhana

Harga Emas Terjun Bebas

TEMPO.CO, New York -Harga emas jatuh hampir 5 persen hingga berada dibawah level US$ 1.600 per troy ounce untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir karena melemahnya mata uang euro yang mengindikasikan tingginya tingkat kecemasan investor terhadap masalah krisis utang Eropa. Harga komoditas emas terjun bebas hingga menembus dibawah pergerakan rata – rata (MA) 200 hariannya sehingga memicu tekanan jual yang cukup hebat.

Dalam perdagangan Rabu, 14 Desember 2011, harga emas untuk kontrak bulan Desember jatuh U$ 75,6 (4,55 persen) ke level US$ 1.584,3 per troy ounce di bursa komoditas New York. Bahkan harga emas sempat terpuruk hingga ke level US$ 1,565,8 per troy ounce.

Kejatuhan harga emas semalam merupakan penurunan terburuknya sejak akhir September lalu. Harga emas jatuh hingga berada dibawah level psikologis US $ 1.600 per troy ounce karena kombinasi sentiment negatif dari tingginya kekhawartiran atas permasalahan di Eropa, sehingga para investor lebih memilih untuk mengalihkan dananya dalam bentuk tunai dolar Amerika Serikat (AS) dalam beberapa pekan terakhir.

“Krisis utang Eropa yang belum pasti kapan berakhirnya membuat para investor keluar dari komoditas emas untuk merealisasikan keuntungan yang telah diperolehnya dalam satu tahun terakhir,” kata Jeff Wright, analis logam dan pertambangan dari Global Hunter Securities. Semua dana dipasar finansial global lari ke dalam dolar AS karena dianggap paling aman untuk saat ini.

Dipertahankannya suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) serta tidak adanya stimulus moneter baru yang diumumkan untuk meredam dampak dari krisis Eropa membuat para investor keluar dari bursa komoditas maupun saham. Karena mereka khawatir perekonomian Eropa akan makin memburuk sehingga euro kian terpuruk hingga berada di bawah psikologis US$ 1,3.

Harga tembaga untuk antaran bulan Maret juga merosot 16 sen (4,7 persen) menjadi US$ 3,28 per pon. Paladiumuntuk kontrak bulan Maret anjlok US$ 44,55 (6,7 persen) ke US$ 619,6 per troy ounce, dan harga platinum (emas putih) untuk kontrak bulan Januari juga tergerus US$ 66 (4,4 persen) menjadi US$ 1.426,3 per troy ounce.

Harga minyak mentah jenis WTI untuk kontrak bulan Januari juga turun US$ 5,19 (5,18 persen) menjadi US$ 94,95 per barel.

MARKETWATCH/VIVA B. KUSNANDAR