foto

Foto-foto kekerasan yang di bawa perwakilan warga Mesuji di Ruang Pengaduan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kamis (15/12). Sekitar 30 orang diduga tewas terbunuh akibat sengketa lahan antara warga danpihak perkebunan di Kabupaten Mesuji, Lampung. TEMPO/Seto Wardhana

Komnas HAM Turunkan Lagi Tim Investigasi ke Mesuji  

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia segera membentuk tim investigasi lanjutan untuk mengusut pelanggaran hak asasi manusia di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, dan Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Tim ini untuk melanjutkan kerja Komnas HAM yang sebelumnya telah melakukan investigasi. Komnas HAM menyatakan ada pelanggaran HAM dalam tragedi di Mesuji. "Tim ini akan melakukan investigasi lebih lanjut soal pelanggaran HAM di sana," kata Ketua Komnas HAM, Ifdal Kasim, Jumat, 16 Desember 2011.

Pada April lalu, terjadi bentrokan antara PT Sumber Wangi Alam dan warga Mesuji di wilayah di Desa Sungai Sodong, Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Bentrokan ini menewaskan dua warga dan lima anggota petugas pengamanan swakarsa PT Sumber Wangi Alam.

Bentrokan kembali terjadi pada 11 November lalu di lahan PT Silva Inhutani di Desa Pelita Jaya dan kawasan Pekat Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung. Bentrokan ini menewaskan seorang petani. "Berdasarkan hasil investigasi Komnas HAM sebelumnya, kami menemukan ada pelanggaran HAM," kata Ifdal.

Temuan Komnas HAM itu pun sudah dilaporkan kepada pemerintah. Namun, pemerintah dinilai lamban menanganinya. Adapun investigasi lanjutan yang akan dilakukan oleh Komnas HAM, kata Ifdal, untuk mencari fakta dan bukti lebih kuat mengenai pelanggaran HAM. "Dalam waktu dekat, tim kami akan kembali turun," kata dia.

RUSMAN PARAQBUEQ