TEMPO/Prima Mulia
Topik
Harga Emas Susut US$ 140 Pekan Ini
TEMPO.CO, New York - Harga emas berjangka kembali turun pada perdagangan Kamis kemarin, memperpanjang penurunannya sepanjang pekan ini, sehingga ditutup pada level terendahnya sejak pertengahan Juli lalu.
Harga emas untuk kontrak bulan Februari kembali turun US$ 9,7 (0,6 persen) menjadi US$ 1,577 per troy ounce di perdagangan bursa komoditas New York. Rabu lalu, harga emas jatuh U$ 76,2 (4,6 persen) menjadi US$ 1,586,90 per troy ounce. Jika diakumulasi sepanjang minggu ini, harga emas telah tergerus US$ 140.
“Kejatuhan harga emas yang sangat tajam kemarin didorong oleh investor yang mencoba mengimbangi kerugian investasinya di portofolio lainnya serta kekhawatiran penurunan aset yang dianggap berisiko,” kata Rohit Savant, analis dari CPM Group di New York. ”Jika Anda memiliki keuntungan yang sangat besar di investasi emas, maka Anda akan melikuidasi portofolio emas untuk menutupi kerugian di saham,” paparnya.
Sebagian investor mulai bingung dan kecewa karena emas telah gagal menjaga perannya sebagai safe haven (tempat yang dianggap aman untuk memarkirkan dana), tetapi emas memang berkorelasi negatif dengan dolar AS.
Harga emas jatuh tajam dari level sebelumnya di atas US$ 1.700 kini berada di level US$ US$ 1.577 per troy ounce. Terdepresiasinya euro hingga di bawah level US$ 1,3 memicu penguatan dolar AS sehingga membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi para investor yang memegang mata uang selain dolar AS.
Analis dari HSBC, James Steel, mengatakan, gejolak yang terjadi pasar keuangan global, tidak adanya stimulus, serta tertekannya euro telah menyeret kejatuhan harga logam kuning. “Sebelum gejolak pasar finansial mereda, sulit bagi emas untuk kembali reli naik seperti sebelumnya,” tutur Steel.
Harga logam lainnya ditutup positif pada perdagangan kemarin. Harga komoditas perak untuk kontrak bulan Maret naik 34 sen (1,2 persen) menjadi US$ 29,27 per troy ounce. Harga Paladium untuk antaran bulan Maret menguat SU$ 1,05 (0,2 persen) menjadi US$ 620,65 per troy ounce. Sedangkan harga platinum (emas putih) turun US$ 19,3 (1,4 persen) menjadi US$ 1.407 per ounce.
Diperdagangan elektronik Asia, harga emas berhasil menguat US$ 6,7 (0,42 persen) menjadi US$ 1583,9 per troy ounce. Harga minyak mentah jenis WTI juga naik tipis 0,03 (0,03 persen) menjadi US$ 93,9 per barel. Sedankan indeks dolar AS terhadap enam mata uang rival utamanya turun 0,142 poin ke level 80,179.
Emas di logammulia.com hari ini, Jumat , 16 Desember 2011, dijual dengan harga Rp 542 ribu per gram dan dibeli kembali di harga Rp 469 per gram.
MARKETWATCH/ VIVA B. KUSNANDAR





