TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Topik
Kondisi Polisi Korban Penusukan Perampok Kritis
TEMPO.CO, Bengkulu - Brigadir Polisi Tingkat Dua (Bripda) Wedo Wijaya, anggota Kepolisian Resor Kepahyang, Bengkulu, hingga Sabtu, 17 Desember 2011, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu. Perutnya terkena tusukan pisau sedalam 4,5 sentimeter.
Wedo belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam kondisi kritis. Wedo menjadi korban penusukan saat bersama polisi lainnya menangkap tiga anggota kawanan perampok, Jumat, 16 Desember 2011, sekitar pukul 19.00 WIB. Kawanan perampok tersebut tertangkap tangan ketika sedang berusaha membawa paksa dua unit motor di area parkir Pasar Kepahyang.
Pada saat penangkapan sempat terjadi perkelahian antara aparat kepolisian dan kawanan perampok. Tidak terduga salah seorang perampok mengeluarkan sebilah pisau dan menusuknya ke bagian perut Wedo.
"Karena fokus anggota terpecah ke kondisi Bripda Wedo, dua pelaku melarikan diri," kata Kapolres Kepahyang Ajun Komisaris Besar Polisi Chaerul Yani Sik, Sabtu, 17 Desember 2011. Adapun seorang perampok berinisial FF, 19 tahun, berhasil ditangkap. Warga Kabupaten Lintang Pat Lawang, Sumatera Selatan, itu saat ini sudah diamankan di Markas Polres Kepahyang.
Polisi terus memburu dua perampok yang melarikan diri. "Identitas pelaku telah kami kantongi. Dua unit motor sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar Chaerul.
PHESI ESTER JULIKAWATI





