foto

Barcelona. AP/Daniel Ochoa de Olza

Barca Incar Trofi Piala Dunia  

TEMPO.CO, Yokohama - Manajer Barcelona Pep Guardiola mengatakan mereka akan berusaha merebut trofi Piala Dunia Antarklub untuk kedua kalinya setelah 2009. Tanpa penyerang andalannya, David Villa, Barca akan menghadapi Santos di Stadion Internasional Yokohama, Jepang, malam ini. Kaki kiri Villa patah setelah memperkuat Barcelona mengalahkan wakil Asia dari Qatar, Al Sadd, 4-0, di semifinal Kamis lalu.

"David kembali ke Barcelona untuk menjalani operasi. Kami semua mencintainya. Kami akan bermain tanpa dia untuk merebut gelar nomor satu dunia. Spirit kami bersama David," kata Guardiola.

Dua gol dari Adriano pada babak pertama ke gawang Al Sadd dan masing-masing satu gol oleh Seydou Keita dan pemain pengganti, Maxwell, memastikan tempat Barca di final.

Sehari sebelum Barca melumat Al Sadd, dua bintang muda Santos, Neymar dan Paulo Henrique Ganso, juga unjuk diri bahwa juara Amerika Selatan dari Brasil itu juga layak memenangi Piala Dunia Antarklub dengan menekuk harapan tuan rumah, Kashiwa Reysol, 3-1.

"Santos memiliki sejarah yang sangat bagus," kata Guardiola. "Pele (legenda sepak bola dunia dari Brasil) memperkuat klub itu (1956-1974). Mereka menghasilkan sejumlah pemain hebat sampai sekarang. Kami senang bertemu dengan mereka," ujar pelatih Barca itu.

Tapi gelandang "perusak" Barcelona, Javier Mascherano, memperingatkan Santos lebih dari sekadar Neymar dan Ganso. "Saya tahu mereka punya banyak pemain berpengalaman karena saya pernah bermain di Brasil. Pelatihnya sangat cerdik (Muricy Ramalho)," kata Mascherano, yang memperkuat klub besar Brasil lainnya, Corinthians, sebelum pindah ke Eropa.

Ramalho sempat dijagokan menggantikan Dunga, yang dipecat sebagai pelatih tim nasional Brasil setelah tim Samba gagal memenangi Piala Dunia 2010. Tapi klubnya waktu itu, Fluminense, menolak melepaskannya ke tim nasional.

Ramalho mengatakan tidak khawatir atas kebobolan satu gol yang mereka alami di semifinal gara-gara tandukan Hiroki Sakai. "Di Brasil, kami biasanya berfokus pada penyerangan dan bukan pertahanan. Jadi, normal kami kebobolan. Tapi tentu saja kami harus lebih baik karena Barcelona adalah tim dengan penguasaan bola yang fantastis," katanya.

Kekuatan kolektivitas masing-masing tim memang akan berperan dalam menentukan hasil duel malam ini. Tapi pemain super, seperti Neymar dan Lionel Messi, bisa mengubah jalannya pertandingan.

Neymar, 19 tahun, menurut Pele, bakal lebih hebat daripada ikon Barca dari
Argentina, Messi. "Sangat sulit menjaga Neymar. Ia punya kecepatan yang hebat dan tak bisa ditebak ketika membawa bola. Saya melihat penampilannya beberapa kali dan ia punya masa depan yang bagus," kata kapten Barca, Carles Puyol.

Namun Presiden Asosiasi Federasi Sepak Bola (UEFA) Michel Platini lebih
menjagokan Messi. "Ia bisa berbuat apa saja di lapangan dan saya berharap ia meraih Ballon d''Or ketiga kalinya setelah pertandingan ini," kata Platini. Messi meraih Ballon d''Or sebagai pemain terbaik di Eropa pada 2009 dan FIFA Ballon d''Or sebagai pemain terbaik dunia tahun lalu.

FIFA | GOAL.COM | YOKOHAMA NEWS | PRASETYO


Prakiraan Formasi Pemain


BARCELONA (4-3-3): Valdes; Alves, Puyol, Pique, Abidal; Xavi, Busquets,
Fabregas; Cuenca, Messi, Pedro

SANTOS (4-2-3-1): Rafael; Danilo, Bruno Rodrigo, Edu Dracena, Durval; Arouca, Henrique; Elano, Ganso, Neymar; Borges