Sejumlah imigran korban selamat kapal tenggelam mendapatkan perawatan dari tim kesehatan di Balai Pertemuan, Pelabuhan Perikanan Nusantara, Prigi, Trenggalek, Minggu (12/18). Sebanyak 33 orang berhasil diselamatkan, dan 217 orang belum berhasil ditemukan dari kapal pengangkut imigran gelap yang tenggelam di Pantai Prigi, Trenggalek. Para imigran gelap ini berasal dari Afghanistan, Iran dan Turki. TEMPO/Fully Syafi
Topik
Australia Kirim Tim Pencari Kapal Tenggelam
TEMPO.CO, Australia mengirimkan bantuan sebuah pesawat dan kapal laut untuk membantu mencari korban kapal tenggelam di perairan Indonesia.
Kapal yang tenggelam Sabtu, 17 Desember 2011, di perairan Trenggalek, Jawa Timur, itu dipercaya membawa lebih dari 200 orang pencari suaka ke Australia. Dari jumlah tersebut, petugas penyelamat Indonesia berhasil menyelamatkan 30 nyawa.
Selain mengirimkan bala bantuan pesawat dan kapal laut, Australia juga mengirmkan polisi untuk menginvestigasi siapa yang mengorganisir pelayaran tersebut. Para korban yang berasal dari Afganistan dan Iran, menurut petugas kepolisian Australia, diyakini akan merapat ke Kepulauan Chrismas.
Menteri Dalam Negeri Australia, Jason Clare, mengatakan pencarian akan dilanjutkan hingga beberapa hari ke depan. "Pencarian akan berlangsung 48 jam ke depan. Proses pencarian sudah berlangsung dua hari sejak kapal tenggelam. Suhu air hangat tetapi kondisinya sangat buruk," ujarnya kepada media Australia.
Pemerintah Indonesia juga mengerahkan sejumlah helikopter, kapal angkatan laut, dan kapal nelayan guna mencari korban selamat sejak Ahad, 18 Desember 2011.
Menurut pengakuan sejumlah warga asing yang berhasil diselamatkan kepada petugas, mereka telah membayar beberapa ribu dolar untuk bisa sampai ke Kepulauan Chrismas, wilayah Australia yang dekat dengan Indonesia.
Di kepulauan ini, Australia memiliki sebuah pusat karantina para pencari suaka. Tahun lalu, sebanyak 50 pencari suaka tewas ketika kapal yang mereka tumpangi pecah di perairan Indonesia.
Para penari suaka seperti tak kapok, pada November 2011, lebih dari 50 orang diselamatkan akibat kapal mereka bermasalah. Dari jumlah tersebut, sedikitnya tujuh orang meninggal.
BBC | CHOIRUL





