Nunun Nurbaeti. TEMPO/ Amston Probel
Infografis
Foto Terkait
Tim Dokter Sebut Nunun Layak Diperiksa
TEMPO.CO, Jakarta - Tim dokter Rumah Sakit Polri Soekanto sudah merampungkan pemeriksaan terhadap Nunun Nurbaetie, tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Hasilnya, "Ada beberapa penurunan fungsi di organ luhurnya," ujar Joko Nafianto, dokter spesialis saraf RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 19 Desember 2011.
Menurut Joko, Nunun kesulitan saat diminta menyebutkan kembali benda-benda yang sebelumnya disebutkan Joko. "Ibu hanya dapat mengulang satu atau dua saja dari tiga benda," ujarnya.
Kepala Rumah Sakit RS Polri Budi Siswanto mengatakan kondisi tersebut disebabkan oleh tingkat kecemasan yang tinggi. Nunun bahkan belum bisa banyak diajak bicara mengenai masalah yang sedang dialaminya karena penurunan fungsi otak.
Penurunan itu, kata Budi, disebabkan oleh stroke ringan yang menyerang Nunun pada 2009. Namun, secara umum, kondisi psikologis Nunun sudah baik dan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bisa melanjutkan pemeriksaan terhadap istri mantan Wakapolri Adang Dorodjatun itu. "Hanya saja kadang suka terjadi inkonsistensi saat ia bicara," katanya.
Dengan hasil pemeriksaan itu, tim dokter menyatakan kondisi Nunun sudah membaik dan tak perlu rawat inap. "Jadi, KPK silakan jemput."
MOHAMMAD ANDI PERDANA





