foto

Astra Internasional. TEMPO/Dasril Roszandi

Belanja Modal Astra Tahun Depan Naik Tipis  

TEMPO.CO, Jakarta -PT Astra Internasional Tbk menaikkan target belanja modalnya di tahun depan menjadi Rp 14 - 15 triliun. Target tersebut naik tipis ketimbang target belanja modal tahun ini yang berkisar sekitar Rp 13 triliun.

Presiden Direktur Astra, Prijono Sugiarto, menyatakan target yang dipasang memang tidak terlalu tinggi karena perusahaan masih mengamati perkembangan krisis eropa dan dampaknya terhadap pertumbuhan kendaraan bermotor di Indonesia tahun depan, yang masih samar-samar.

Dari alokasi tersebut sebesar Rp 2 triliun digunakan untuk pengembangan jaringan, semisal pembangunan pusat bisnis yang baru saja diresmikan oleh Astra di Bandung, hari ini. Alokasi lainnya adalah untuk belanja modal Grup usaha seperti United Tractor sebesar Rp 6 triliun."Sisanya pengembangan infrastruktur," ujar Prijono, Senin (19/12).

Sebagian besar dana tersebut disiapkan dari kas internal perseroan, dukungan prinsipal dan pinjaman perbankan. Astra internasional menguasai sebesar 51 persen saham di PT Toyota Astra Motor yang memimpin pasar mobil di Indonesia. Astra sendiri dengan grup usaha lainnya menguasai sekitar 55-56 pasar penjualan mobil nasional.

Prijono memaparkan dalam waktu dekat Astra akan menanamkan modal sebesar Rp 6 triliun , paling banyak adalah untuk sektor manufaktur seperti perluasan lahan dan kapasitas pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang diperkirakan akan menelan dana sebesar Rp 1 - Rp 2triliun.

Pendapatan Astra sepanjang 2010 tercatat mencapai Rp 130 triliun. Sementara laba bersihnya mencapai sekitar Rp 14,366 triliun atau naik sebesar 43 persen dari laba 2009 yang sebesar Rp 10 triliun.

GUSTIDHA BUDIARTIE