Boediono. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Topik
Wakil Presiden Puji Kiprah Generasi Muda
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Boediono mengatakan generasi muda Indonesia semakin aktif menyatakan kepeduliannya. Ia mencontohkan kian banyaknya kaum muda yang tergerak mengajar di daerah terpencil, menjadi relawan di berbagai lokasi bencana, dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat tidak mampu. Mereka memiliki pandangan positif terhadap masa depan bangsa.
"Sebagai bagian dari generasi yang akan meninggalkan pentas saya bersyukur dan berbangga Indonesia ternyata memiliki generasi-generasi penerus yang peduli, berdedikasi, dan andal. Insya Allah mereka menjadi generasi bangsa yang lebih baik lagi daripada generasi sekarang," kata Boediono dalam sambutannya di puncak acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ke-53 di pelataran Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Senin, 19 Desember 2011.
Tak hanya generasi muda, inisiatif kepedulian untuk membangun bangsa juga datang dari berbagai kelompok ibu-ibu, organisasi keagamaan, hingga perusahaan swasta. "Tidak jarang program-program yang dijalankan secara swadaya dan berjalan lebih baik, lebih mengena sasaran, daripada program-program yang dijalankan pemerintah," ujar Boediono menambahkan.
Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menambahkan program pemerintah belum bisa menjangkau seluruh rakyat. Karena itu peran aktif warga dibutuhkan untuk melengkapi program pemerintah tersebut. "Sudah seharusnya program pemerintah berkoordinasi dengan masyarakat," kata dia.
Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial kali ini, kata Boediono, memiliki arti simbolis tersendiri. Karena 63 tahun lalu kesetiakawanan sosial mulai dirasakan saat rakyat dan tentara bersama-sama melawan penjajah tentara kolonial Belanda sehari usai Agresi Militer kedua di Yogyakarta, yang saat itu merupakan ibu kota negara.
Turut menghadiri acara HKSN bertema "Kesetiakawanan Sosial sebagai Spirit Bangsa Indonesia" ini antara lain Menteri Koordinator Kesejahteraan Sosial Agung Laksono, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Wakil Gubernur Sri Paduka Pakualam IX, dan Ketua Umum HKSN Tinton Soeprapto.
ARYANI KRISTANTI





