TEMPO/Hariandi Hafid
Topik
Dipuji Glen, Sandhy Serasa Mendapat Grammy
TEMPO.CO, Jakarta - Mendapat pujian teman seprofesi merupakan anugerah buat Sandhy Sondoro. Apalagi sanjungan datang dari musisi sekelas Glenn Fredly. "Sanjungan itu seperti mendapat Grammy Award," katanya usai peluncuran album barunya, Find The Way, di Studio Orange Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Barat, Senin malam, 19 Desember 2011.
Menurut Sandhy, sanjungan dari Glenn disampaikan kepadanya usai dia merampungkan album barunya ini. "Dia menyukainya," ujar Sandhy singkat.
Glenn sendiri pernah sepanggung dengan Sandhy di konser bertajuk "An Exclusive Experience with Tompi, Glenn Fredly, dan Sandhy Sondoro" di tujuh kota beberapa bulan lalu. Sandhy mengidolai mantan suami Dewi Sandra itu yang dinilainya pantas menjadi legenda musik Indonesia. "Dia amat brilian. Saya belajar banyak dari dia," ujarnya.
Bagi pria 37 tahun ini, ukuran kesuksesan album bukan sekadar penjualannya, namun lebih kepada apresiasi para musisi lain. Album barunya yang berisi 12 lagu itu mendasarkan isinya kepada cinta. "Cinta dasar penting untuk hidup," kata Sandhy, yang mulai main musik sejak sekolah menengah atas.
Dalam albumnya, Sandhy menampilkan lagu Koes Plus berjudul Why Do You Love Me dan lagu ciptaan Guruh Soekarno Putra berjudul Anak Jalanan. Sandhy mencoba memasakinikan kedua lagu itu. "Dua lagu itu sudah saya nyanyikan sejak kecil," ujarnya.
Karier bermusik Sandhy dimulai di Berlin lewat acara "New Wave 2009". Ia meraih juara pertama dalam ajang tersebut. Single andalannya, End of The Rainbow, terpilih sebagai lagu terbaik di Rusia dalam ajang "Pesnya Goda 2009".
Prestasi puncak penyanyi bersuara soul ini adalah diundang Diane Warren, pencipta lagu tenar. Ia sepanggung dengan musisi kelas dunia, seperti Cher, Patti Austin, Celine Dion, Toni Braxton, Eric Bennet, dan LeAnn Rimes, di The Palladium Theatre Hollywood.
Dua album terdahulunya adalah album kompilasi Jazz In The City With Sandhy Sondoro (2009) dan album perdana Sandhy Sondoro (2010). Dua album ini disambut positif penikmat musik di Indonesia.
HERU TRIYONO





