foto

Perumahan dan Industri di Batam. foto: Yuli Seperi

Swiss Berminat Investasi Bidang Limbah di Batam

TEMPO.CO, Batam - Pengusaha Swiss sangat berminat berinvestasi pengolahan limbah di Batam, Kepulauan Riau. Mereka melihat potensi limbah di kawasan ini sangat banyak dan bisa didaur ulang menjadi pupuk dan energi listrik.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Heinz Walker Nederkoorn, melalui Ketua Badan Pengusahaan Batam Mustofa Wijaya kepada Tempo di Batam, 20 Desember 2011.

Menurut Mustofa, kunjungan Duta Besar Swiss ke Batam sengaja untuk melihat langsung kegiatan di daerah industri Batam setelah diterapkannya Batam sebagai Free Trade Zone (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas).

Selain itu, kunjungan Duta Besar Swiss juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan pertemuan bilateral “The 3rd Joint Economic and Trade Bilaterral Commission”, yang dilaksanakan selama dua hari, 12-13 Desember 2011 di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Batam.

Keseriusan pihak Swiss untuk berinvestasi di Batam ditunjukkan dengan mengajak 30 pengusaha asal Swiss dan pejabat pemerintah Swiss. Dalam kunjungan tersebut, mereka didampingi Direktur Amerika-Eropa (Amerop) dan Kementerian Luar Negeri Indonesia Retno L.P. Marsudi.

Swiss saat ini telah menginvestasikan sebesar 4,7 juta franc Swiss untuk proyek di bidang pariwisata di Nusa Tenggara Timur. Sedangkan untuk investasi di Batam, hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan yang berinvestasi murni dari negara Swiss maupun joint venture dengan nilai investasi sebesar US$ 39 juta (Rp 355 miliar) dan diharapkan investasi dari Swiss akan terus berkembang.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batam Nada Faza Soraya mengatakan pengusaha Swiss sangat berminat investasi di bidang sampah. “Pengusaha Swiss berpengalaman menangani sampah,” kata Nada Faza Soraya kepada Tempo.

Nada berharap niat pengusaha Swiss untuk berinvestasi di bidang pengelolaan sampah itu terwujud karena bisa memberi multiplier effect terhadap kegiatan lain, apalagi sampah dimanfaatkan untuk keperluan lain seperti pupuk dan energi listrik itu.

RUMBADI DALLE