foto

TEMPO/Firman Hidayat

Akuisisi, Benakat Petroleum Habiskan US$ 600 Juta  

TEMPO.CO, Jakarta -PT Benakat Petroleum Energy Tbk mengakuisisi perusahaan tambang batu bara, PT Astrindo Mahakarya Indonesia. Untuk akuisisi itu, perusahaan menghabiskan dana sebesar US$ 600 juta atau setara dengan Rp 5,4 triliun.

Direktur Keuangan Benakat Petroleum Michael Wong mengatakan, akuisisi ini untuk mengembangkan usaha di bidang pertambangan batu bara. Ini juga menjadi langkah awal dari implementasi pengembangan model bisnis lebih lanjut untuk menjadi perusahaan energy terdepan.

“Kami melakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham yang ditandatangani pada 19 Desember 2011 lalu,” ujar Michael, Rabu 21 Desember 2011.

Menurutnya, dengan valuasi menarik, akuisisi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham dengan lebih cepat melalui strategi pertumbuhan non-organik.

Perusahaan tambang batubara yang diakuisisi, menurutnya, memiliki kapasitas pengelolaan produksi batu bara lebih dari 70 juta ton per tahun. Dengan akuisisi itu, dia berharap dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara signifikan. “Pada tahun depan, laba bersih diharapkan dapat meningkat lebih dari US$ 80 juta. Sedangkan pada 2013 dapat meningkat menjadi US$ 180 juta,” katanya.

SUTJI DECILYA