TEMPO/ Imam Yunni
Topik
Akhir Tahun, Anggota DPRD Lumajang Rapat di Bali
TEMPO.CO, Lumajang - Jelang akhir tahun, seluruh anggota DPRD Lumajang sejak Selasa, 20 Desember 2011 rapat di Hotel Jimbaran, Denpasar, Bali. Lumbung Informasi Rakyat (LiRA) Kabupaten Lumajang menilai kegiatan tersebut hanya untuk menghabiskan anggaran.
Para anggota Dewan itu berangkat pada Senin malam hari, 19 Desember 2011, dan pulang pada Jumat, 23 Desember 2011. Agenda rapat adalah workshop untuk peningkatan kapasitas anggota DPRD Kabupaten Lumajang.
Sekretaris DPRD Kabupaten Lumajang, Yossie Sudarso, kepada wartawan mengatakan agenda rapat seluruh anggota DPRD ke Bali ini adalah untuk melaksanakan program kerjanya yang telah disusun dan direncanakan sesuai dengan tahun anggaran 2011.
"Untuk menyelesaikan program-program terakhir berkaitan dengan fungsi proses pengawasan terhadap roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Lumajang," katanya.
Yossie menambahkan workshop tersebut juga sebagai upaya untuk pengembangan wawasan seluruh anggota Dewan. Termasuk fungsi pengawasan yang dilakukan Dewan.
Yossie tidak menyebutkan berapa anggaran yang dihabiskan untuk workshop di Hotel Jimbaran itu. Hanya, berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, pada 2011 ini anggaran peningkatan kapasitas anggota DPRD Lumajang besarnya Rp 3,5 miliar.
Sementara itu, Ketua DPRD Lumajang, Agus Yudha Wicaksono, menjelaskan kegiatan workshop tersebut dalam rangka meningkatkan SDM. "Utamanya tentang tugas-tugas legislasi, budgetting, dan pengawasan," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, untuk tahun anggaran 2012 mendatang, sejumlah agenda studi banding, workshop, ataupun seminar akan kembali dilakukan anggota DPRD Kabupaten Lumajang. Jumlah anggaran yang direncanakan sekitar Rp 3,5 miliar.
Selain itu DPRD juga mengajukan tunjangan perumahan dalam penyusunan anggaran 2012 mendatang. Nilainya antara Rp 5-7 juta setiap bulan untuk anggota hingga pimpinan DPRD. Hanya, pembahasan soal ini masih tarik ulur.
Artinya, belum ada kesepakatan antara anggota badan anggaran DPRD Lumajang dan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Lumajang. Belum lagi dana alokasi anggaran Jaring Aspirasi Masyarakat yang setiap anggota DPRD Lumajang dijatah Rp 500 juta melalui program kerja dengan pelaksananya satuan kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Hal ini menjadi sorotan Lumbung Informasi Rakyat (LiRA) Kabupaten Lumajang. Bupati LiRA Lumajang, Zaenal Abidin, mengatakan kegiatan itu intinya hanya menghabiskan dana akhir tahun. "Karena dalam beberapa bulan terakhir mereka ngelencer terus," kata Zaenal.
DAVID PRIYAIDHARTA





