foto

Asap hitam terlihat dari lokasi terjadinya serangan bom di kota Baghdad, Irak (22/12/). REUTERS/Mohammed Ameen

Bom Meledak di Bagdad, 10 Orang Tewas  

TEMPO.CO, Bagdad - Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dan 27 polisi luka-luka akibat ledakan tiga bom di kawasan utama Syiah di ibu kota Irak, Bagdad, Kamis, 22 Desember 2011.

Menurut sumber di kepolisian, dua bom meledak di sisi jalan raya di Distrik Amil, sebelah barat Bagdad, dan satu lagi bom mobil meledak di Doura.

Sejumlah ledakan menghantam Bagdad, Kamis, dipicu sejak munculnya perselisihan antara kelompok Syiah yang memegang kekuasaan dan saingannya kaum Sunni. Puncak perselisihan mereka timbul setelah penarikan pasukan Amerika Serikat dari sana.

Hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas tragedi mematikan itu. Raghad Khalid, seorang guru taman kanak-kanank di Karrada, mengatakan seluruh jendela sekolah yang dia pimpin hancur berantakan akibat getaran bom. "Anak-anak ketakutan dan bertangisan. Sejumlah serpihan bom terlempar hingga sisi gedung sekolah," ujarnya.

Usai ledakan bom terdengar raungan mobil ambulans mengangkut mayat dan mengevakuasi korban cedera ke rumah sakit. Tampak pula asap hitam membubung ke angkasa.

Sementara itu seorang ibu dengan anaknya mengatakan anaknya tertutup kaca akibat ledakan bom. "Dia sekarang ketakutan dan dirawat di ruang sebelah. Mengapa seluruh negara keadaannya aman, tapi negara kita tidak?" kata Um Hanin.

Pembagian kekuasaan di Irak kian kacau terutama setelah ada surat perintah penangkapan terhadap Wakil Presiden Tariq al-Hashemi yang berasal dari Sunni. Penangkapan ini menimbulkan protes di Dewan oleh kelompok al-Iraqiyya, tempat Hashemi bernaung secara politik. Kelompok ini menuduh Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki, dari Syiah, memonopoli kekuasaan.

REUTERS | BBC | CHOIRUL