foto

Loket pemesanan tiket kereta. TEMPO/Seto Wardhana

Libur Natal, Ratusan Penumpang KA Tak Kebagian Tiket  

TEMPO.CO, Surabaya - Tak kebagian tiket kereta api, ratusan penumpang kereta api di Stasiun Pasar Turi Surabaya terpaksa membatalkan niatnya untuk berlibur Natal dan Tahun Baru. Bahkan mereka terpaksa harus kembali pulang dan memilih moda transportasi lainnya.

Pantauan Tempo di Stasiun Pasar Turi Surabaya, siang tadi, penumpang terbanyak tampak mereka yang akan menggunakan kereta api Kertajaya ekonomi jurusan Surabaya-Jakarta melalui Semarang.

Untuk mengantisipasi tak terangkutnya penumpang, pengelola Stasiun Pasar Turi sebenarnya telah menyediakan 900 tiket ekonomi Kertajaya. Namun akibat banyaknya penumpang lebih dari separuh pengantre terpaksa harus membatalkan niatnya mengendarai KA tersebut.

Djunaidi, 45 tahun, warga Sidoarjo yang akan berlibur ke Semarang, mengaku terpaksa harus pulang ke Sidoarjo untuk naik bus dari Terminal Bungurasih. "Sejak pagi kami antre tiket tapi sudah habis," kata Djunaidi bersama istri dan dua anaknya ketika keluar dari peron Stasiun Pasar Turi.

Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya, Sri Winarto, menjelaskan kapasitas maksimal tiap gerbong kereta ekonomi adalah 150 penumpang, bisnis 65 penumpang, dan eksekutif 50 penumpang. "Ekonomi itu masih kami toleransi penumpang berdiri, tapi ya tetap maksimal satu gerbong hanya untuk 150 penumpang," kata Winarto.

Menyambut libur Natal dan Tahun Baru kali ini, PT KA telah memaksimalkan kemampuan gerbong kereta. Jika biasanya tiap kereta hanya menarik 5-7 gerbong, untuk libur Natal dan Tahun Baru ini dinaikkan menjadi 8-10 gerbong. Meski begitu tiket untuk KA Eksekutif dan Bisnis keberangkatan tanggal 24, 25, dan 31 Desember telah ludes terjual. Sementara untuk tiket KA ekonomi, penjualan tiket tetap dilakukan sesaat sebelum keberangkatan kereta.

FATKHURROHMAN TAUFIQ