Indra Brugman. TEMPO/Prih Prawesti F.
Topik
Sosok Sang Ayah di Mata Indra Bruggman
TEMPO.CO, Jakarta - Suasana duka sedang menyelimuti aktor Indra L. Bruggman. Sosok ayah yang menjadi panutannya kini telah tiada. Anak kedua dari empat bersaudara ini merasa sifat sang ayah banyak yang menurun kepadanya.
"Papa orangnya tegas. Dia sangat bertanggung jawab sama keluarga. Lihat sendiri gimana perjuangannya hidupin keluarga. Humoris juga, semua nurun ke aku," ujar Indra di Jakarta, Senin, 26 Desember 2011.
Ayah Indra, Yohana Bruggman, meninggal duniapada pukul 07.00 hari ini karena kanker paru-paru. Yohana Bruggman didiagnosis mengidap kanker setahun lalu. Ia kemudian harus pulang pergi Jakarta-Bandung untuk berobat.
Lima tahun belakangan ini pun menjadi hari-hari yang paling menyenangkan bagi Indra, yaitu sejak keluarganya pindah dan tinggal bersamanya di Jakarta. "Setiap hari ngumpul, ngobrol bareng-bareng," ujarnya seraya berkaca-kaca.
Saat mengetahui sang ayah sakit kanker pun Indra setia menjaganya. "Saya harus yakin Papa bisa sembuh. Tiap hari saya ngobrol, saya kasih keyakinan Papa pasti sembuh. Enggak ada penyakit yang enggak ada obatnya," tuturnya.
Bahkan saat sang ayah mengembuskan napas terakhirnya, Indra juga setia berada di sampingnya. "Saya lagi jaga, tapi sampai setengah lima, saya agak ketiduran. Terus dibangunin Mama karena Papa kayak ada dahak. Saya tepuk pelan-pelan, nadinya makin lemah, terus ya, udah," ucap Indra.
Ayahnya pun memberikan pesan terakhir untuk Indra. "Papa enggak mau kami nangis. Aku harus jagain adik, sama dia pengin dimakamin di Tasik, pemakaman keluarga," tuturnya.
SYIFA JUNITA





