Keren, Ponsel Darurat Bisa Menyala Hingga 15 Tahun
Sains yang memberi kontribusi besar bagi kehidupan manusia zaman sekarang bukanlah ilmu pengetahuan yang langsung ada seperti saat ini. Sains tumbuh bersama perkembangan kebudayaan manusia. Sains berkembang berkat kerja keras para raksasa yang terus menga
TEMPO/Rofiqi Hasan
TEMPO.CO, Denpasar - Wisatawan yang tengah berlibur akhir tahun di Bali akan dihibur dengan beragam atraksi budaya lewat gelaran Denpasar Festival yang mulai digelar Rabu 28 Desember 2011 hingga 31 Desember nanti. “Acara ini adalah bagian dari upaya mewujudkan Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya unggulan,” kata Walikota Denpasar, I. B. Rai Dharmawijaya Mantra.
Pelaksanaan festival terbagi dalam 6 zona kegiatan. Yakni, zona A di area patung Catur Muka yang menampilkan ragam kreativitas komunitas Denpasar, zona B di ruas jalan Gajah Mada Timur yang menampilkan ragam kuliner khas Bali, zona C di ruas jalan Gajah Mada Barat yang menghadirkan ragam produk dan jasa unggulan; zona D di ruas jalan Veteran – depan Inna Bali Hotel yang menampilkan ragam tekstil Denpasar dan zona E di depan Pura Jagatnatha dan Museum Bali yang menjadi ajang tertampilnya ragam florikultura Denpasar, serta zona F di area Lapangan Puputan Badung yang menjadi pusat aktivitas seni dan budaya.
Ada juga 4 panggung yang tersebar di lokasi. Yakni, panggung utama di jalan Gajah Mada barat yang memberi ruang pada penampilan musisi Pop Bali Legend, Panggung Kuliner di jalan Gajah Mada Timur menghadirkan berbagai hiburan yang dapat memberi rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang menikmati aneka makanan serta beberapa ragam lomba dan atraksi inspiratif . Antara lain adalah atraksi “memasak suara” yang di suguhkan oleh Dapur Olahan Kreatif Denpasar.
Ada juga panggung Tekstil di Catur Muka yang akan menampilkan berbagai lomba, apresiasi Design dan Fashion dengan bingkai tema “Puspa Ragam Gatriwara”. Panggung keempat adala panggung Seni Budaya di bagian selatan lapangan Puputan yang akan menghadirkan berbagai pertunjukan kreasi tradisi modern dari semua elemen seniman Denpasar.
Ditengah alun-alun Lapangan Puputan akan digelar Instalasi infografik dalam ukuran yang besar dengan berbagai pesan versi kartun. Secara keseluruhan, kegiatan ini melibatkan 6.900 seniman dan panitia dengan 90 stan tekstil, 100 stan kuliner dan 26 stan holtikultura. “ Kita harapkan akan menjadi ajang penutup di akhir tahun yang berkesan,” kata Asisten II Pemkot Denpasar IGN Eddy Mulya yang memberikan laporan mewakili Panitia.
ROFIQI HASAN

