Pemimpin Korut yang baru Kim Jong-un (depan) berjalan mendahului para pemimpin militer, termasuk Jang Song-thaek, paman Jong-un (kiri), saat memberikan penghormatan kepada Kim Jong-il di Istana Peringatan Kumsusan di Pyongyang dalam gambar yang dirilis KCNA hari Senin (26/12). ANTARA/REUTERS/KCNA
Kim Jong-un Dikukuhkan Jadi Panglima Tertinggi
TEMPO.CO, PYONGYANG - Kim Jong-Un, Pemimpin Baru Korea Utara resmi diangkat sebagai Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata pada Jumat 30 Desember 2011. " Jong Un ditunjuk sebagai Komandan dalam rapat yang diadakan partai pekerja" tulis kantor bereita KCNA, Sabtu 31 Desember 2011.
Penunjukkan Jong-Un, putra mendiang pemimpin Kim Jong-Il, merupakan tanda dimulainya transisi kekuasaan atas ayahnya, Jong Il. Pengangkatan Jong Un juga sesuai mandat yangd ditulis Jong-il, pada 8 Oktober 2011. KCNA menulis, Jong Un yang kini berjuluk ''The Great Leader" membawa pesan sang ayah untuk melanjutkan kekuasaan.
Sebelumnya Kim muda disarankan untuk mengendalikan angkatan bersenjata, namun baru Sabtu ini ada konfirmasi resmi pertama peningkatan peran.
Di tengah dunia yang mencermati kemungkinan ada tanda-tanda perubahan di Korea Utara, negeri itu malah menyampaikan tidak akan mengubah arah kebijakan di bawah Kim Jong-Un.
Kim, yang berusia di akhir 20-an, mewarisi tentara berkekuatan 1,2 juta yang merupakan keempat terbesar di dunia.
Komisi Pertahanan Nasional mengatakan tidak akan ada perubahan apa pun terkait transisi kekuasaan. “Kami menyatakan dengan keyakinan kepada dunia internasional, termasuk juga politisi di Korea Selatan bahwa tidak akan ada perubahan apa pun di negara ini,” ujar komisi tersebut melalui media pemerintah.
BBC | SATWIKA MOVEMENTI





