TEMPO/Seto Wardhana
Topik
April, Jawa Timur Dapat Tambahan Pasokan Gas
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BPMigas) menjanjikan tambahan pasokan gas sebanyak 300 juta kaki kubik per hari untuk Jawa Timur, mulai bulan April mendatang.
Tambahan pasokan gas rencananya akan didatangkan dari Lapangan Terang Sirasun, Batur, yang dikelola oleh Kangean Energi Indonesia. "Ini sebagai bentuk komitmen kami memenuhi kebutuhan gas di Jawa Timur," ujar Deputi Pengendali Operasi BPMigas, Rudi Rubiandini, Senin 2 Januari 2012.
Kebutuhan gas di Jawa Timur mencapai 893 juta kaki kubik per hari (mmscfd), sedangkan produksi gasnya hanya sekitar 488 mmscfd atau masih kurang sekitar 400 mmscfd. Kebutuhan industri di sana mencapai sekitar 250 mmscfd, di mana sekitar 120 mmscfd-nya sangat tergantung oleh pasokan dari Lapangan Maleo, milik Santos.
Kalangan industri sempat resah ketika ada rencana penghentian pasokan sementara dari Santos, untuk perawatan akibat perbaikan fasilitas yang perlu dilakukan. Asosiasi pengusaha pengguna gas bahkan menyatakan jika pasokan dihentikan, separuh industri di Jawa Timur terancam berhenti kegiatan produksinya.
Selain pemenuhan kebutuhan gas untuk Jawa Timur, BPMigas juga telah menambah pasokan gas sebanyak 10 mmscfd untuk PT Krakatau Steel Tbk. Pasokan diambil dari Blok Offshore North West Java milik PT Pertamina Hulu Energi ONWJ dan dialirkan oleh PGN. Selama ini pasokan yang dialirkan ke Krakatau Steel adalah sebanyak 80 mmscfd. Pasokan berasal dari Pertamina sebanyak 50 mmscfd, dan PGN sebanyak 30 mmscfd.
GUSTIDHA BUDIARTIE





