foto

Dari kiri, Direktur Kredit Bank Jabar Banten, Entis Kushendar, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Parman Nataatmaja dan Dirut Bank Jabar Banten, Agus Ruswendi, menandatangani MoU Kerjasama di Jakarta, Senin (3/8). Foto: TEMPO/Panca S

Penyaluran Kredit Mikro PNM Naik 53 Persen

TEMPO.CO, Jakarta-PT Permodalan Nasional Madani membukukan penyaluran kredit untuk Usaha Mikro Kecil (UMK) sebesar Rp 2,23 triliun selama 2011. Dana yang disalurkan lewat program Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) tersebut meningkat 53 persen dibanding tahun lalu.



Dana tersebut disalurkan pada 37.823 UMK pada 1.670 kecamatan di seluruh Indonesia. Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja mengatakan, program ini mengombinasikan jasa pembiayaan dan pembinaan non-finansial. "Kami juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha," kata dia, Rabu 4 Januari 2012. dalam keterangan tertulis dari PNM.



Menurut Parman, PNM telah melampaui target kinerja 2011. Perusahan ini pun berhasil meningkatkan laba hingga 27 persen dari target tahun lalu.



Di sisi lain, kredit macet dalam program ULaMM naik menjadi 1,24 persen. Padahal tahun 2010, tingkat kredit macet ini berada di kisaran 1,15 persen.



Melihat hal ini, Sutie Rahyono, salah satu pendamping UMK di Bank BRI dan Mandiri mengaku akan lebih hati-hati. Namun ia berdalih tingkat kredit macet tidak bisa jadikan acuan keberhasilan atau kegagalan penyaluran kredit.



ANGGRITA DESYANI