foto

Naif

Jadi Penyiar, Naif Dibayar Ratusan Juta

TEMPO.CO, Jakarta - Grup musik Naif tak hanya piawai membawakan lagu-lagu bernapaskan era 1980-an. Mereka pun ternyata berbakat menjadi penyiar radio. Terbukti dengan tawaran kedua agar mereka menjadi penyiar radio.

"Ini bukan pengalaman baru. Kita dulu pernah tahun 2002 sampai 2003. Masih berlima, sudah delapan tahun yang lalu. Kita senang-senang saja, kita bisa mengeluarkan kreativitas kita. Bisa berinteraksi langsung dengan para penggemar, bisa kasih surprise," ujar David, sang vokalis, di Jakarta, Selasa, 3 Januari 2012.

Eksistensi mereka yang cukup lama di dunia musik Indonesia juga, yang membuat radio I-radio memberikan hadiah pada Naif untuk menjadikan mereka sebagai penyiar dengan harga yang fantastis. "Lumayan amazing lah pas dilihat, nilainya ratusan juta," kata Emil.

Menurut grup musik yang digawangi oleh David pada vokal, Emil pada bass, Jarwo di gitar, dan Pepeng pada drum, siaran lebih dari dua penyiar itu lebih sulit dilakukan. "Kita ramai-ramai, tak-toknya lebih banyak. Lebih ribet sih," tutur Emil.

Namun, tambah David, pihak radio memberi mereka naskah untuk siaran, dan sempat memperbincangkan konsep siarannya. Jadi, itu lebih mempermudah mereka. "Lupa juga script-nya apa ketinggalan. Pasti jadinya berantakan nanti," canda David.

Mereka akan bersiaran di I-radio setiap Selasa pukul 20.00 WIB selama dua jam di bulan Januari ini. Naif juga diharapkan memiliki nilai positif yang dapat diambil pendengarnya. "Kita pengin bikin pendengar bisa berbagi juga. Seperti nyari barang-barang enggak kepakai buat anak-anak, yang nantinya kita coba arahin untuk menyumbang ke panti-panti asuhan," jelas Emil.

Pastinya Naif akan membuat para pendengar radio jadi terhibur dan mengenal Naif lebih jauh. Apalagi momen tersebut dijadikan Naif untuk mempromosikan lagu terbarunya. "Pasti promo, single kedua kita di album Planet Cinta yang rilis tahun kemarin. Singlenya berjudul Buta Hati," tutup Emil.

SYIFA JUNITA