foto

Rachel Maryam Sayidina. ANTARA/Irsan Mulyadi

Tabrakan Motor Renggut Nyawa Ayah Rachel

TEMPO.CO, Bandung - Kecelakaan yang menimpa ayah Rachel Maryam, Indra Sayidina, ternyata akibat tabrakan motor. Kecelakaan terjadi empat hari menjelang ulang tahun Indra yang tutup usia pada umur 53 tahun di sekitar pertigaan Jalan Setiabudi-Gegerkalong, Bandung, Jawa Barat.

Menurut istri kedua almarhum, Cut Indri, 43 tahun, tabrakan terjadi pada Selasa, 3 Januari 2012 sekitar pukul 23.30 WIB. Keluarga mendapat kabar suaminya meninggal dari dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu, 4 Januari 2012.

"Begitu sampai di rumah sakit, beliau sudah meninggal," kata Indri di rumah duka, Rabu, 4 Januari 2012. Ayah Rachel adalah mantan karyawan PT Dirgantara Indonesia. Ia akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Cikutra, Bandung. Almarhum dimakamkan pukul 11.00 WIB dengan diantar kerabat dan pelayat lainnya, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Rachel Maryam.

Tabrakan mematikan itu, kata Cut Indri, disebabkan kedua motor melaju dalam kecepatan tinggi. Indra terpental dan mengalami luka di kepala walau memakai helm. "Keluarga sudah berencana kumpul di hari ulang tahunnya 7 Januari nanti. Ternyata bapak lebih dulu berpulang," katanya.

Di rumah duka, Jalan Eceng Nomor 45, Bandung, karangan bunga berjejer di jalan dan halaman. Kebanyakan berasal dari pimpinan Partai Gerindra daerah dan pusat. Di antaranya kiriman Pius Lustrilanang dan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR Widjono Hardjanto.

Almarhum Indra Sayidina meninggalkan seorang istri, seorang mantan istri, dan empat orang anak, yaitu Rachel Maryam Sayidina, Tobias Ginanjar Sayidina, Sabine Fatimah Sayidina, dan Tamara Aisha Sayidina.

ANWAR SISWADI