TEMPO/Imam Sukamto
Topik
Infografis
Di Sidang, Gayus Ucapkan Selamat Tahun Baru
TEMPO.CO, Jakarta - Gayus Tambunan mengajukan permintaan khusus dalam sidang pembacaan tuntutan terdakwa kasus korupsi dan pencucian uang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis, 5 Januari 2012. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak ini memasuki ruang sidang pukul 14.00 bersama pengacaranya.
"Mohon maaf majelis, apakah terdakwa boleh menyampaikan pendapatnya?" ujar pengacara Gayus, Dion Pongkor.
"Ada apa, Gayus?" tanya Ketua Majelis Hakim Suhartoyo.
"Ya, selamat tahun baru sebelumnya," kata Gayus disambut tawa hadirin yang ada di persidangan.
Tentu saja ucapan selamat tahun baru bukanlah permintaan khususnya. Usai menyampaikan selamat, barulah dia mengucapkan permintaan khusus yang sebenarnya, yakni agar jaksa penuntut umum membacakan isi surat tuntutan. Selain itu, "Kalau diperbolehkan, keterangan saksi ahli dari terdakwa mohon dibacakan karena penting," kata Gayus.
Sebelumnya jaksa penuntut umum meminta izin kepada majelis hakim untuk tidak membacakan isi surat tuntutan secara keseluruhan. Jaksa juga meminta agar surat dakwaan, keterangan saksi, keterangan ahli, dan keterangan terdakwa tidak perlu dibacakan. Alasannya bakal makan waktu, soalnya surat tuntutan itu sepanjang 363 halaman.
Begitupun pada persidangan 22 Desember 2011 lalu, jaksa batal membacakan surat tuntutan Gayus dengan alasan sama. Pembacaan tuntutan lantas dijadwal ulang pada hari ini.
NUR ALFIYAH





