Bongkar muat semen di Pelabuhan. TEMPO/Subekti
Topik
Garap 5 Sektor, Siam Cement Kucurkan Rp 18 Triliun
TEMPO.CO, Bangkok - Siam Cement Group (SCG) Thailand menyiapkan anggaran US$ 2 miliar atau setara Rp 18,02 triliun untuk meningkatkan ekspansi pada 5 sektor bisnis di Indonesia, yakni petrokimia, semen, bahan bangunan, kertas dan kemasan, serta distribusi logistik.
“Nilai investasi ini masih akan bertambah, tergantung pada proyeknya,” kata Direktur Eksekutif SCG wilayah Indonesia, Padungdej Indralak, di Restoran Dusit Thani, kemarin malam.
Padungdej menuturkan potensi bisnis di Indonesia cukup menjanjikan. Ia meyakini investasi yang telah disiapkan akan memperkuat bisnis SCG di Indonesia. "Meski kondisi politik bisa berubah, tapi saya yakin pertumbuhan ekonomi di Indonesia terus membaik," katanya.
Dana investasi ini menurut Padungdej naik dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai US$ 600 juta. Tahun lalu SCG melakukan beberapa aksi korporasi di Indonesia, salah satunya akuisisi kepemilikan PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk (KIA) dan PT Kokoh Inti Arebama Tbk (KOKOH) senilai US$ 215 juta. KIA merupakan salah satu produsen keramik terbesar di Indonesia, sedangkan Kokoh merupakan pemasok bahan bangunan dengan jaringan internasional.
Di bisnis petrokimia, SCG membeli 30 persen saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk senilai US$ 450 juta. Saat ini mereka juga tengah dalam proses negosiasi akuisisi PT Sufindo Adiusaha. "Nilainya belum bisa disampaikan dan masih menunggu respons,” ujarnya.
EKO ARI WIBOWO





