foto

Mastodon dan Burung Kondor,

Mastodon Pulang ke Bandung

TEMPO.CO, Bandung - Naskah teater berjudul Mastodon dan Burung Kondor karya almarhum WS Rendra akan dipentaskan di Bandung, 12 dan 13 Januari 2012 mendatang. Pementasan ini, menurut Ken Zuraida, mantan istri Rendra, punya arti khusus. Sebab lakon yang dicekal pemerintah Orde Baru itu pertama kali dimainkan di Bandung, tepatnya di lapangan basket ITB pada 1973.

Pementasan Mastodon garapan sutradra Ken Zuraida kali ini akan digelar di aula kampus Universitas Padjadjaran Jalan Dipati Ukur, Bandung, mulai pukul 19.30 WIB. Separuh pemainnya berasal dari Bengkel Teater Rendra. "Pemain lainnya anak jalanan, juga pegawai kecil," ujarnya di Bandung, Jumat 6 Januari 2012.

Bermain di universitas, ujar Ken, juga untuk menghidupkan kampus sebagai pusat kebudayaan. Mastodon sebelum dipentaskan ke kalangan umum, pertama kali digelar di lapangan basket ITB. Pada awal Oktober 1973 itu Rendra diajak aktivis mahasiswa ITB yang sedang berunjuk rasa karena seorang rekan mereka tewas ditembak siswa sekolah kepolisian.

Sebulan kemudian lakon itu dipentaskan di Yogyakarta, Gedung Merdeka Bandung, dan Istora Senayan Jakarta. Setelah 1973 dilarang pemerintah, naskah itu menganggur hingga tahun lalu dimainkan kembali oleh Ken. "Bandung adalah ibu dari naskah Mastodon," katanya. Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia memintanya untuk memainkan kembali naskah itu di Bandung.

Menurut Ganjar, pementasan Mastodon menarik untuk diskursus dan pengayaan intelektual. "Banyak pernyataan menarik dalam pementasan untuk bahan diskusi di kampus. Kami ingin belajar, bukan sekadar hiburan," katanya. Lakon yang ditulis Rendra di Yogyakarta itu berkisah tentang penindasan rakyat oleh penguasa serta kritik revolusi.

ANWAR SISWADI