Seorang polisi melintas disekitar rumah warga yang terbakar dalam bentrok antarwarga dua kelurahan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/1). ANTARA/Mohamad Hamzah
Topik
Infografis
Warga 2 Kelurahan di Palu Bentrok, Satu Tewas
TEMPO.CO, Palu - Warga Kelurahan Nunu kembali bentrok dengan warga Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu, 7 Januari 2012. Akibatnya satu warga tewas dan sejumlah rumah terbakar dalam kejadian ini. Selain itu puluhan warga terkena senapan angin.
Korban tewas tersebut bernama Ridwan, 32 tahun, warga Kelurahan Nunu. Menurut paman korban, Ashar Yahya, korban meninggal terkena peluru senapan angin. Ia menduga peluru senapan angin tersebut pas mengenai jantung sehingga korban tewas seketika. “Saya curiga ponakan saya terkena peluru di bagian jantung, sehingga langsung meninggal,” ujar Ashar.
Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan bentrokan terjadi pada pagi hari saat warga memulai aktivitas. Belum diketahui siapa yang pertama kali memulai bentrokan, tapi tiba-tiba dua rumah di Kelurahan Nunu terbakar. Rumah yang terbakar itu adalah rumah dinas transmigrasi di Kelurahan Nunu. Selain itu dua unit sepeda motor juga terbakar. “Menurut warga ada yang membakar,” ujar Ashar.
Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Palu yang dikerahkan untuk memadamkan api tak bisa berbuat banyak. Kini sejumlah warga mulai mengungsi karena takut terkena dampak bentrokan. Para perempuan terlihat membawa bungkusan untuk pergi meninggalkan tempat tinggalnya mencari daerah perlindungan.
Saat bentrok, warga saling lempar batu dan saling serang menggunakan senjata rakitan, senapan angin, parang, dan busur. Mereka saling kejar-kejaran di areal persawahan di belakang dua kelurahan tersebut.
DARLIS





