foto

Polisi Malaysia memeriksa satu dari tiga lokasi ledakan bom di luar kantor pengadilan tempat Anwar Ibrahim disidangkan di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (9/1). REUTERS/Bazuki Muhammad

Anwar Ibrahim Bebas, Bom Meledak di Pengadilan

TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Dua orang terluka oleh sebuah ledakan bom, menyusul vonis bebas ketua majelis hakim Pengadilan Tinggi Malaysia terhadap Anwar Ibrahim.

Ketua majelis hakim, Zabidin Mohamad Diah, menyatakan bahwa dakwaan jaksa penuntut umum atas sodomi yang dilakukan bekas Perdana Menteri Malaysia itu terhadap ajudannya tak terbukti, sehingga dia harus bebas. Keputusan tersebut sontak disambut meriah oleh ribuan pendukung Anwar yang berkumpul di luar pengadilan sejak tadi pagi, Senin, 9 Januari 2012.

Sebelumnya, sekitar 2.000 pendukung berunjuk rasa di depan pengadilan. Mereka menganggap sistem peradilan Malaysia tidak independen dan menyimpan agenda politik. "Kami tidak berharap bahwa pengadilan adil. Tidak akan ada vonis adil hari ini," ujar Mohammad Adam. "Masyarakat sangat kecewa dengan pemerintahan ini," ujar pegawai pemerintah berusia 28 tahun tersebut.

Pengunjuk rasa terus-menerus meneriakkan slogan perlawanan terhadap pemerintah Malaysia dan membawa spanduk dukungan pada Anwar dengan pengawalan ketat di luar pengadilan.

Selain diturunkan di jalan-jalan, para petugas keamanan juga berjaga, terutama di sekitar pengadilan dan berkeliling di atas langit Kuala Lumpur menggunakan helikopter. Sebagian besar demonstran mengenakan topeng bergambar Anwar. Kepemimpinan Anwar Ibrahim, selaku pemimpin tiga kelompok oposisi, sangat mereka harapkan membawa masa depan Malaysia ke arah yang lebih baik.

Polisi mengatakan penyebab suara ledakan hingga saat ini belum jelas. Menurutnya, penyelidikan awal ditemukan dua perangkat alat peledak yang diletakkan di bawah cones (kerucut) yang ada di lapangan parkir pengadilan.

"Polisi masih memeriksa alat peledak. Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas perbuatan ini," kata juru bicara kepolisian, Ramli Mohamed Yoosuf.

REUTERS | CHOIRUL


Berita Terkait
Anwar Ibrahim Bebas
Twitter Anwar Ibrahim Banjir Ucapan
Pasca-Putusan, Anwar Ibrahim Plesir ke Turki
Ezzam M. Noor Serang Anwar dengan Isu Biseksual
Di Penjara, Anwar Ibrahim Pahami Al-Quran dan Al-Hadis
Anwar Ibrahim: Kini Momentum untuk Gulingkan Najib Razak
Anwar Minta Indonesia Mendorong Demokratisasi Asia Tenggara